Blog

6 Tips Investasi Pakai Uang THR yang Tepat, Dijamin Cuan!

DepositoBPR by Komunal

20 Feb 2026

Mendapatkan uang Tunjangan Hari Raya (THR) bisa menjadi kesempatan yang bagus untuk memulai investasi. Untuk mewujudkan hal tersebut, kamu harus tahu tips investasi pakai uang THR yang tepat, mulai dari merencanakan pengeluaran hingga menetapkan alokasi dana yang sesuai.

Meskipun kebanyakan orang menggunakan uang THR untuk memenuhi kebutuhan di hari raya, tetapi dengan menginvestasikan sebagian dana tersebut, maka kamu bisa lebih cepat dalam meraih kebebasan finansial untuk masa depan yang lebih aman. Ayo, pelajari lebih lanjut mengenai tips investasi pakai uang THR berikut ini!

Tips Investasi Pakai Uang THR

Meskipun THR sering dianggap sebagai uang tambahan yang bisa dihabiskan sekaligus, sebaiknya kamu mengatur dana tersebut dengan lebih bijak, salah satunya caranya adalah melalui berinvestasi. Adapun cara mengelola uang THR untuk investasi meliputi:

1. Membuat Rencana Pengeluaran

Menyusun rencana pengeluaran termasuk tips investasi pakai uang THR yang esensial. Mungkin saja kamu memiliki kebutuhan yang lebih mendesak, seperti belanja kebutuhan pokok, membayar zakat, atau melunasi utang. Karena itu, sebaiknya, uang THR digunakan untuk hal-hal tersebut sebelum memulai investasi.

Kemudian, kamu bisa mencatat dan menghitung pengeluaran lainnya untuk dijadikan sebagai tujuan berinvestasi dari uang THR.

2. Memahami Profil Risiko Investasi dan Dana Darurat

Tips investasi pakai uang THR selanjutnya adalah memahami profil risiko investasi, yaitu indikator yang dipakai untuk menilai seberapa besar risiko investasi yang bisa kamu terima berdasarkan kondisi keuangan.

Di samping itu, profil risiko investasi juga berkaitan erat dengan dana darurat, yang idealnya besaran dana ini harus sembilan kali lebih besar dari total pengeluaran secara rutin. Lebih jelasnya, berikut adalah rincian profil risiko investasi dan dana darurat yang harus dipahami sebelum mengatur uang THR untuk investasi.

  • Profil risk averse: Belum memiliki dana darurat atau membutuhkan dana secepat mungkin untuk keperluan, seperti biaya pendidikan anak atau pernikahan, sehingga perlu menghindari risiko investasi sekecil apapun.

  • Profil konservatif: Sudah memiliki dana darurat yang besarannya mendekati tiga kali pengeluaran rutin, tetapi tidak bisa menerima risiko investasi yang terlalu tinggi.

  • Profil moderat: Memiliki dana darurat yang jumlahnya tiga kali lebih besar dari pengeluaran rutin sehingga dapat mengatasi penurunan nilai investasi.

  • Profil agresif: Memiliki dana darurat untuk jangka panjang dan bisa menerima risiko investasi yang tinggi.

3. Mempelajari Instrumen Investasi

Selain memahami profil risiko investasi dan dana darurat, kamu juga perlu mempelajari berbagai jenis instrumen investasi. Dengan begitu, kamu bisa memahami karakteristik masing-masing instrumen dan mengevaluasi risikonya dengan lebih akurat.

Salah satu jenis instrumen investasi yang cocok untuk mengalokasikan dana THR adalah deposito. Deposito adalah produk perbankan dengan risiko rendah dan tingkat suku bunga yang lebih besar dari tabungan biasa. Bahkan, deposito juga tersedia dalam produk syariah.

Terkait hal ini, kamu bisa berinvestasi di DepositoBPR by Komunal, yaitu platform yang menjembatani nasabah dengan produk deposito BPR, baik konvensional maupun syariah.

Dengan berinvestasi di sini, kamu bisa jadi #LebihUntung karena tingkat suku bunga yang ditawarkan lebih tinggi dari deposito bank umum dan tentunya, sesuai ketentuan LPS, yaitu mencapai 6,75% p.a.

4. Melakukan Diversifikasi Investasi

Salah satu tips investasi pakai uang THR adalah dengan menerapkan diversifikasi investasi, yakni menanamkan modal pada beberapa instrumen investasi yang sesuai dengan profil risiko investasi.

Sebenarnya, kamu bisa saja memulai investasi dengan menanamkan modal di satu instrumen saja. Akan tetapi, dengan diversifikasi investasi, kamu bisa mengurangi risiko dengan membagikan dana ke instrumen investasi yang berbeda-beda.

Jadi, ketika salah satu nilai investasi menurun, instrumen lainnya masih ada untuk membantu menutupi risiko tersebut.

5. Mengalokasikan Dana untuk Investasi

Setelah membuat rencana pengeluaran dan memahami dasar-dasar investasi, mulai dari profil risiko investasi hingga jenis instrumennya, maka selanjutnya kamu bisa mengalokasikan uang THR dengan tepat.

Sebagian besar orang mengalokasikan uang THR untuk investasi dengan kisaran 10–20%. Namun, jika tidak memiliki pengeluaran mendesak, kamu bisa mempertimbangkan mengalokasikan sebesar 30–40% dari uang THR untuk investasi.

Jika kamu berencana untuk melakukan diversifikasi investasi, kamu harus mengalokasikan uang THR tergantung pada besaran risiko dan tujuan dari setiap jenis instrumen yang kamu pilih.

6. Menghindari Perilaku Konsumtif

Tips investasi pakai uang THR yang tidak boleh terlewatkan adalah menghindari perilaku konsumtif. Sebab, perilaku konsumtif dapat mendorongmu untuk melakukan pengeluaran yang kurang mendesak. Sehingga, mungkin saja membuatmu tidak memiliki uang THR yang tersisa untuk diinvestasikan.

Di samping itu, investasi merupakan salah satu cara untuk memaksimalkan kondisi keuangan dalam jangka panjang. Jadi, sebaiknya, pilihlah instrumen investasi yang dananya hanya bisa diambil pada jangka waktu tertentu, seperti deposito. Dengan begitu, investasimu akan tetap aman dari perilaku konsumtif.

Itu dia beberapa tips investasi pakai uang THR yang perlu kamu ketahui. Dengan mengikuti cara-cara tersebut, maka kamu bisa menginvestasikan uang THR dengan tepat sehingga kondisi keuangan pun akan meningkat.

Lalu, seperti yang dijelaskan sebelumnya, kamu harus cermat dalam memilih instrumen investasi. Sebaiknya, kamu berinvestasi di DepositoBPR by Komunal saja karena selain menawarkan keuntungan yang tinggi, aplikasi ini juga sudah tercatat dan diawasi oleh OJK, sehingga dana investasimu akan tersimpan dengan aman.

Ayo, gunakan DepositoBPR by Komunal sekarang juga supaya keuanganmu #PilihYangTepat dengan #SimpananRasaInvestasi!

Bagikan

Sebelumnya

Sebelumnya

Selanjutnya

Selanjutnya

Bagikan

DepositoBPR by Komunal

Simpanan Rasa Investasi

Yuk Nabung!

Office

Head Office

GoWork Sampoerna Strategic

Square, North Tower 12th floor,

Jl. Jend. Sudirman No Kav.45, Karet Semanggi, Setiabudi, Jakarta Selatan, 12930

Branch Office

Voza Premium Office

Lantai 20 (Jalan Mayjen HR. Muhammad nomor 31), Sukomanunggal, Putat Gede, RT/RW 002/002, Surabaya,

Jawa Timur, 60189

Customer Service

Follow Us on

Terdaftar dan diawasi OJK

No. S-576/IK.01/2024

Terdaftar di

Telah Tersertifikasi

Terdaftar dan diawasi OJK No. S-576/IK.01/2024

Deposito melalui DepositoBPR by Komunal telah dijamin oleh LPS

Powered by

Office

Head Office

GoWork Sampoerna Strategic

Square, North Tower 12th floor,

Jl. Jend. Sudirman No Kav.45, Karet Semanggi, Setiabudi, Jakarta Selatan, 12930

Branch Office

Voza Premium Office

Lantai 20 (Jalan Mayjen HR. Muhammad nomor 31), Sukomanunggal, Putat Gede, RT/RW 002/002, Surabaya,

Jawa Timur, 60189

Customer Service

Follow Us On

Terdaftar dan diawasi oleh OJK

No. S-576/IK.01/2024

Terdaftar Di

Telah Tersertifikasi

Powered by

Terdaftar dan diawasi OJK No. S-576/IK.01/2024

Deposito melalui DepositoBPR by Komunal telah dijamin oleh LPS

Office

Head Office

GoWork Sampoerna Strategic

Square, North Tower 12th floor,

Jl. Jend. Sudirman No Kav.45, Karet Semanggi, Setiabudi, Jakarta Selatan, 12930

Branch Office

Voza Premium Office

Lantai 20 (Jalan Mayjen HR. Muhammad nomor 31), Sukomanunggal, Putat Gede, RT/RW 002/002, Surabaya,

Jawa Timur, 60189

Customer Service

Follow Us on

Terdaftar dan diawasi OJK

No. S-576/IK.01/2024

Terdaftar di

Telah Tersertifikasi

Powered by

Terdaftar dan diawasi OJK No. S-576/IK.01/2024

Deposito melalui DepositoBPR by Komunal telah dijamin oleh LPS

DepositoBPR by Komunal

Simpanan Rasa Investasi

Yuk Nabung

Bagikan