Blog

5 Perbedaan Tabungan dan Investasi, Mana yang Lebih Untung?

DepositoBPR by Komunal

13 Feb 2026

Apakah kamu tahu tentang perbedaan tabungan dan investasi? Pada dasarnya, dua jenis instrumen penyimpanan uang ini sama-sama bertujuan untuk melindungi aset.

Namun, investasi menawarkan keuntungan yang lebih besar dibandingkan dengan tabungan, makanya akan cocok digunakan untuk mempersiapkan dana pensiun.

Untuk mengetahui apa perbedaan investasi dan menabung lainnya, yuk simak artikel berikut ini!

Pengertian Tabungan dan Investasi

Meskipun sama-sama merupakan strategi finansial yang dapat membantu individu mencapai tujuan keuangan, sebetulnya, terdapat beberapa perbedaan tabungan dan investasi, salah satunya yaitu dari segi pengertiannya.

Well, tabungan adalah bentuk menyimpan uang dalam bank atau lembaga keuangan lainnya, dengan tujuan untuk mengakumulasi dana sebagai biaya cadangan.

Uang yang disimpan dalam tabungan cenderung memiliki pertumbuhan nilai lambat, dan biasanya dapat ditarik dengan mudah untuk keperluan sehari-hari.

Investasi, di sisi lain, adalah praktik menempatkan dana dalam aset atau instrumen keuangan dengan tujuan untuk menghasilkan keuntungan jangka panjang.

Investasi umumnya melibatkan tingkat risiko lebih tinggi daripada tabungan, tetapi juga memiliki potensi keuntungan yang besar.

Perbedaan Tabungan dan Investasi

Selain melalui pengertiannya, perbedaan tabungan dan investasi juga bisa dilihat dari beberapa aspek lainnya, lho.

Nah, supaya kamu lebih tahu mengenai perbedaan tabungan dan investasi, baca ulasan di bawah ini sampai habis, ya!

1. Tujuan Finansial

Salah satu perbedaan tabungan dan investasi yang mendasar adalah tujuan finansialnya.

Tabungan biasanya digunakan untuk keperluan jangka pendek atau sebagai cadangan dana darurat.

Orang menyimpan uang dalam tabungan agar mudah diakses dan digunakan ketika diperlukan, seperti untuk biaya mendadak, liburan singkat, atau pembelian barang konsumtif.

Sementara itu, investasi bertujuan untuk mencapai keuntungan jangka panjang.

Sebab, investasi digunakan untuk meningkatkan nilai aset dari waktu ke waktu, misalnya untuk mempersiapkan pensiun, membeli rumah, atau mencapai kebebasan finansial.

2. Tingkat Risiko

Selain tujuan finansial, tingkat risiko juga merupakan salah satu perbedaan tabungan dan investasi.

Tabungan umumnya dianggap sebagai pilihan aman, karena uang yang disimpan cenderung tidak terpengaruh oleh fluktuasi pasar atau perubahan nilai aset.

Biasanya, bank dan lembaga keuangan memberikan jaminan atas uang dalam tabungan hingga batas tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah.

Sementara itu, investasi melibatkan tingkat risiko yang lebih tinggi karena nilai aset dapat berfluktuasi tergantung pada kinerja pasar.

Itulah mengapa, investasi dapat memberikan hasil yang menguntungkan, tetapi juga berpotensi menyebabkan kerugian, terutama jika pasar mengalami penurunan.

3. Perlindungan Aset saat Inflasi

Perbedaan tabungan dan investasi selanjutnya dapat dilihat dari segi perlindungan aset ketika inflasi. Ketika inflasi terjadi, daya beli uang menurun, dan nilai aset juga dapat tergerus.

Dalam kondisi ini, tabungan cenderung tidak memberikan perlindungan yang kuat terhadap inflasi karena pertumbuhan nilai uang terbilang rendah.

Di sisi lain, beberapa jenis investasi, seperti saham dan properti, memiliki potensi untuk memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap inflasi.

4. Proses Pencairan Dana

Perbedaan tabungan dan investasi lainnya juga bisa dilihat dari proses pencairan dana.

Tabungan umumnya dapat dicairkan dengan mudah dan cepat, sebab uang yang disimpan ditarik kapan saja tanpa pembatasan atau biaya tambahan.

Di sisi lain, investasi mungkin memiliki proses pencairan dana yang lebih kompleks.

Beberapa jenis investasi, seperti saham dan obligasi, mungkin perlu dijual atau diperdagangkan di pasar terbuka untuk mendapatkan dana tunai.

5. Jumlah Keuntungan

Perbedaan tabungan dan investasi yang terakhir adalah jumlah keuntungannya.

Keuntungan dari tabungan biasanya berasal dari bunga yang diberikan oleh bank atau lembaga keuangan tempat uang disimpan.

Namun, tingkat bunga tabungan umumnya relatif rendah, sehingga pertumbuhan nilai uangnya juga cenderung lambat.

Di samping itu, investasi dapat memberikan keuntungan yang lebih besar dalam jangka panjang, mulai dari pertumbuhan nilai aset, hingga pembagian dividen.

Kelebihan Tabungan dan Investasi

Berikut ini beberapa kelebihan tabungan dan investasi yang perlu kamu pertimbangkan, antara lain yaitu:

Kelebihan Tabungan

  • Tabungan memiliki beberapa kelebihan, meliputi:

  • Akses mudah dan cepat terhadap dana yang disimpan.

  • Tingkat risiko yang relatif rendah.

  • Tidak memerlukan pengetahuan atau pemahaman pasar keuangan yang mendalam.

Kelebihan Investasi

Di sisi lain, investasi juga memiliki sejumlah kelebihan, meliputi:

  • Potensi keuntungan yang lebih besar daripada tabungan.

  • Perlindungan terhadap inflasi.

  • Peluang diversifikasi portofolio untuk mengurangi risiko.

Kekurangan Tabungan dan Investasi

Selain kelebihan-kelebihan di atas, tabungan dan investasi juga memiliki kekurangan masing-masing, di antaranya yaitu:

Kekurangan Tabungan

Tabungan memiliki beberapa kekurangan, meliputi:

  • Pertumbuhan nilai yang lambat akibat suku bunga rendah.

  • Tidak memberikan perlindungan yang kuat terhadap inflasi.

  • Potensi keuntungan yang terbatas.

Kekurangan Investasi

Di samping itu, Investasi juga memiliki kekurangan-kekurangan, meliputi:

  • Risiko kehilangan uang yang lebih tinggi dibandingkan dengan tabungan.

  • Memerlukan pengetahuan dan pemahaman yang lebih dalam tentang pasar keuangan.

  • Memerlukan waktu juga usaha untuk melakukan riset dan mengelola investasi.

Tabungan vs Investasi, Mana yang Lebih Untung?

Keputusan antara tabungan dan investasi sangat tergantung pada tujuan finansial individu.

Kalau tujuanmu adalah untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek, maka tabungan bisa menjadi pilihan yang lebih sesuai.

Tabungan memberikan keamanan dan likuiditas tinggi, meskipun tingkat pengembalian yang diberikan relatif rendah.

Tapi jika tujuanmu adalah untuk mencapai pertumbuhan nilai yang tinggi dalam jangka panjang, maka investasi akan lebih menguntungkan.

Dengan investasi tepat dan manajemen yang baik, potensi keuntungan jangka panjangnya lebih besar daripada tabungan.

Nah, untuk memberikan gambaran tentang potensi di antara keduanya, berikut adalah simulasi keuntungan tabungan vs deposito, sebagai contoh investasi:

Misalkan, kamu memiliki Rp10.000.000 dan ingin diinvestasikan dalam deposito dengan tenor 6 bulan, serta suku bunga 6.75%.

Maka, kamu dapat menghitung keuntungan investasi deposito dengan rumus berikut:

Bunga Deposito = Dana Deposito x (Bunga Tahunan : 12) x Jumlah Bulan Tenor

Bunga Deposito = Rp10.000.000 x (6,75% : 12) x 6 = Rp337.500

Setelah 6 bulan, kamu akan mendapatkan bunga sebesar Rp337.500, sehingga total dana menjadi Rp10.337.500.

Di sisi lain, jika kamu memilih untuk menyimpan uang tersebut dalam tabungan dengan suku bunga 2% per tahun.

Maka, setelah 6 bulan, kamu hanya akan mendapatkan bunga sebesar Rp100.000, sehingga total dana menjadi Rp10.100.000.

Dari contoh simulasi tersebut, terlihat bahwa investasi deposito memberikan pertumbuhan nilai lebih tinggi dibandingkan dengan tabungan dalam jangka waktu yang relatif singkat.

Namun, perlu diingat bahwa contoh di atas hanya merupakan simulasi sederhana dan hasil aktual dari investasi deposito dapat berbeda, tergantung pada suku bunga yang ditawarkan, pajak, juga faktor-faktor lainnya.

Itulah sederet informasi mengenai perbedaan tabungan dan investasi, mulai dari tujuan, hingga jumlah keuntungan yang ditawarkan.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, investasi menawarkan keuntungan lebih besar, sehingga cocok untuk persiapan keuangan jangka panjang.

Nah, jika tertarik untuk berinvestasi, kamu bisa menggunakan instrumen deposito dan mendaftar pada aplikasi DepositoBPR by Komunal.

Aplikasi tersebut telah dijamin oleh LPS, makanya danamu jadi akan lebih aman. Selain itu, DepositoBPR by Komunal juga menawarkan profit dalam jumlah besar, yaitu mencapai 6,75% p.a.

Jadi, nggak usah ragu lagi, yuk mulai investasi dari sekarang dan jadi lebih untung bersama DepositoBPR by Komunal!

Bagikan

Sebelumnya

Sebelumnya

Selanjutnya

Selanjutnya

Bagikan

DepositoBPR by Komunal

Simpanan Rasa Investasi

Yuk Nabung!

Office

Head Office

GoWork Sampoerna Strategic

Square, North Tower 12th floor,

Jl. Jend. Sudirman No Kav.45, Karet Semanggi, Setiabudi, Jakarta Selatan, 12930

Branch Office

Voza Premium Office

Lantai 20 (Jalan Mayjen HR. Muhammad nomor 31), Sukomanunggal, Putat Gede, RT/RW 002/002, Surabaya,

Jawa Timur, 60189

Customer Service

Follow Us on

Terdaftar dan diawasi OJK

No. S-576/IK.01/2024

Terdaftar di

Telah Tersertifikasi

Terdaftar dan diawasi OJK No. S-576/IK.01/2024

Deposito melalui DepositoBPR by Komunal telah dijamin oleh LPS

Office

Head Office

GoWork Sampoerna Strategic

Square, North Tower 12th floor,

Jl. Jend. Sudirman No Kav.45, Karet Semanggi, Setiabudi, Jakarta Selatan, 12930

Branch Office

Voza Premium Office

Lantai 20 (Jalan Mayjen HR. Muhammad nomor 31), Sukomanunggal, Putat Gede, RT/RW 002/002, Surabaya,

Jawa Timur, 60189

Customer Service

Follow Us On

Terdaftar dan diawasi oleh OJK

No. S-576/IK.01/2024

Terdaftar Di

Telah Tersertifikasi

Terdaftar dan diawasi OJK No. S-576/IK.01/2024

Deposito melalui DepositoBPR by Komunal telah dijamin oleh LPS

Office

Head Office

GoWork Sampoerna Strategic

Square, North Tower 12th floor,

Jl. Jend. Sudirman No Kav.45, Karet Semanggi, Setiabudi, Jakarta Selatan, 12930

Branch Office

Voza Premium Office

Lantai 20 (Jalan Mayjen HR. Muhammad nomor 31), Sukomanunggal, Putat Gede, RT/RW 002/002, Surabaya,

Jawa Timur, 60189

Customer Service

Follow Us on

Terdaftar dan diawasi OJK

No. S-576/IK.01/2024

Terdaftar di

Telah Tersertifikasi

Terdaftar dan diawasi OJK No. S-576/IK.01/2024

Deposito melalui DepositoBPR by Komunal telah dijamin oleh LPS

DepositoBPR by Komunal

Simpanan Rasa Investasi

Yuk Nabung

Bagikan

Logo DepositoBPR by Komunal