6 Cara Mencairkan Deposito di Bank yang Perlu Diperhatikan

blog

6 Cara Mencairkan Deposito di Bank yang Perlu Diperhatikan

DepositoBPR by Komunal

20 Juli 2024

Deposito merupakan produk perbankan yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana investasi. Selain aman dan menjanjikan keuntungan yang lumayan, cara mencairkan deposito juga dinilai mudah dan tidak membutuhkan proses yang panjang.

Berbeda dengan produk simpanan tabungan biasa, Instrumen investasi yang memiliki jangka waktu seperti deposito ini, memiliki banyak fasilitas yang tidak akan membuat nilai tabungan pokok Anda berkurang.


Investasi deposito tidak akan membuat jumlah tabungan Anda berkurang meski suku bunga mengalami fluktuasi. Apabila Anda membutuhkan simpanan yang pasti, maka instrumen investasi yang satu ini dapat dijadikan alternatif.


Simak penjelasan berikut ini mengenai cara mencairkan deposito beserta hal-hal yang perlu diperhatikan.


Cara Mencairkan Deposito Offline


Cara mencairkan deposito yang pertama adalah dengan melakukannya secara offline atau mendatangi kantor cabang di mana dana Anda didepositkan. Apabila dana tersebut sudah sudah jatuh tempo maka Anda dapat dengan mudah mengambilnya melalui kantor cabang.


Cara ini dapat dilakukan dengan proses yang cepat dan mudah. Berikut beberapa cara mencairkan deposito di Bank:


  1. 1.

    Kunjungi kantor cabang bank yang terdekat dengan lokasi Anda


  1. 2.

    Tanyakan pada petugas bank untuk informasi yang lebih pasti, biasanya Anda akan disarankan untuk mengisi data diri pada formulir pencairan deposito.


  1. 3.

    Setelah itu Anda membutuhkan beberapa identitas pribadi Anda seperti KTP, Buku rekening hingga NPWP.


  1. 4.

    Setelah syarat terpenuhi Anda dapat memberitahu pihak bank dan menunggu proses pencairan deposito hingga selesai.


Cara Mencairkan Deposito Online


Selain offline, beberapa bank menyediakan layanan pencairan deposito secara online. Cara mencairkan deposito ini sangat cocok untuk Anda yang tidak ingin repot untuk datang ke kantor cabang dengan memanfaatkan teknologi smartphone.


Umumnya setiap bank menyediakan aplikasi smartphone sehingga memudahkan Anda untuk melakukan transaksi tanpa perlu berkunjung ke kantor cabang.


Anda hanya perlu mengunduh aplikasi yang disediakan oleh pihak bank. Anda dapat langsung menggunakan fitur yang tersedia di dalamnya. Salah satunya adalah fitur pencairan deposito yang dapat dicairkan langsung menuju rekening bank yang Anda miliki.


Baca juga: Manfaat Deposito Untuk jangka panjang

Cara Pencairan Deposito di Bank Lokal Indonesia


Berikut ini adalah 6 contoh pencairan deposito di bank-bank:


1. Cara Mencairkan Deposito BCA


Untuk mencairkan deposito di Bank Central Asia (BCA), berikut langkah-langkah umum yang bisa diikuti:


Persiapkan Dokumen yang Diperlukan:


  • Buku deposito atau sertifikat deposito

  • Kartu identitas (KTP/SIM/Paspor) yang masih berlaku

  • Buku tabungan atau nomor rekening BCA untuk pencairan dana

Kunjungi Kantor Cabang BCA:


  • Datangi kantor cabang BCA terdekat. Anda bisa menemukan lokasi cabang terdekat melalui situs resmi BCA atau aplikasi BCA mobile.

Isi Formulir Pencairan:


  • Isi formulir pencairan deposito yang tersedia di bank. Petugas bank akan membantu Anda mengisi formulir tersebut jika diperlukan.

Serahkan Dokumen dan Formulir:


  • Serahkan buku deposito atau sertifikat deposito, kartu identitas, dan formulir pencairan yang telah diisi kepada petugas bank.

Verifikasi dan Proses Pencairan:


  • Petugas bank akan memverifikasi dokumen dan data Anda. Proses pencairan biasanya memerlukan waktu beberapa saat. Dana akan ditransfer ke rekening tabungan BCA Anda atau diberikan dalam bentuk tunai, sesuai permintaan.

Konfirmasi Pencairan:


  • Pastikan Anda mendapatkan konfirmasi dari petugas bank bahwa pencairan telah berhasil dilakukan. Simpan bukti transaksi atau slip pencairan sebagai referensi.

Tips:


  • Periksa Jatuh Tempo: Pastikan Anda mencairkan deposito setelah jatuh tempo untuk menghindari penalti atau biaya tambahan.

  • Konsultasi dengan Petugas: Jika Anda memiliki pertanyaan atau memerlukan informasi tambahan, jangan ragu untuk bertanya kepada petugas bank.

  • Cek Syarat dan Ketentuan: Setiap produk deposito mungkin memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda, jadi pastikan Anda memahami detailnya sebelum melakukan pencairan.

Untuk informasi lebih lanjut atau bantuan, Anda bisa menghubungi layanan pelanggan BCA melalui Halo BCA di nomor 1500888 atau mengunjungi situs resmi BCA.


2. Cara Mencairkan Deposito BNI


Untuk mencairkan deposito di Bank Negara Indonesia (BNI), Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:


Persiapkan Dokumen yang Diperlukan:


  • Buku deposito atau sertifikat deposito

  • Kartu identitas (KTP/SIM/Paspor) yang masih berlaku

  • Buku tabungan atau nomor rekening BNI untuk pencairan dana

Kunjungi Kantor Cabang BNI:


  • Datangi kantor cabang BNI terdekat. Anda dapat menemukan lokasi cabang terdekat melalui situs resmi BNI atau aplikasi BNI mobile banking.

Isi Formulir Pencairan:


  • Isi formulir pencairan deposito yang tersedia di bank. Petugas bank akan membantu Anda mengisi formulir tersebut jika diperlukan.

Serahkan Dokumen dan Formulir:


  • Serahkan buku deposito atau sertifikat deposito, kartu identitas, dan formulir pencairan yang telah diisi kepada petugas bank.

Verifikasi dan Proses Pencairan:


  • Petugas bank akan memverifikasi dokumen dan data Anda. Proses pencairan biasanya memerlukan waktu beberapa saat. Dana akan ditransfer ke rekening tabungan BNI Anda atau diberikan dalam bentuk tunai, sesuai permintaan.

Konfirmasi Pencairan:


  • Pastikan Anda mendapatkan konfirmasi dari petugas bank bahwa pencairan telah berhasil dilakukan. Simpan bukti transaksi atau slip pencairan sebagai referensi.

Tips Tambahan:


  • Periksa Jatuh Tempo: Pastikan Anda mencairkan deposito setelah jatuh tempo untuk menghindari penalti atau biaya tambahan.

  • Konsultasi dengan Petugas: Jika Anda memiliki pertanyaan atau memerlukan informasi tambahan, jangan ragu untuk bertanya kepada petugas bank.

  • Cek Syarat dan Ketentuan: Setiap produk deposito mungkin memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda, jadi pastikan Anda memahami detailnya sebelum melakukan pencairan.

Layanan Pelanggan:


  • Hubungi BNI Call Center: Jika Anda membutuhkan bantuan lebih lanjut, Anda bisa menghubungi BNI Call Center di nomor 1500046.

    Kunjungi Situs Resmi BNI: Untuk informasi lebih lanjut, Anda juga bisa mengunjungi situs resmi BNI di www.bni.co.id.

Semoga informasi ini membantu Anda dalam proses pencairan deposito di BNI


3. Cara Mencairkan Deposito BRI


Untuk mencairkan deposito di Bank Rakyat Indonesia (BRI), berikut langkah-langkah yang bisa Anda ikuti:


Persiapkan Dokumen yang Diperlukan:


  • Buku deposito atau sertifikat deposito

  • Kartu identitas (KTP/SIM/Paspor) yang masih berlaku

  • Buku tabungan atau nomor rekening BRI untuk pencairan dana

Kunjungi Kantor Cabang BRI:


  • Datangi kantor cabang BRI terdekat. Anda bisa menemukan lokasi cabang terdekat melalui situs resmi BRI atau aplikasi BRI mobile banking.

Isi Formulir Pencairan:


  • Isi formulir pencairan deposito yang tersedia di bank. Petugas bank akan membantu Anda mengisi formulir tersebut jika diperlukan.

Serahkan Dokumen dan Formulir:


  • Serahkan buku deposito atau sertifikat deposito, kartu identitas, dan formulir pencairan yang telah diisi kepada petugas bank.

Verifikasi dan Proses Pencairan:


  • Petugas bank akan memverifikasi dokumen dan data Anda. Proses pencairan biasanya memerlukan waktu beberapa saat. Dana akan ditransfer ke rekening tabungan BRI Anda atau diberikan dalam bentuk tunai, sesuai permintaan.

Konfirmasi Pencairan:


  • Pastikan Anda mendapatkan konfirmasi dari petugas bank bahwa pencairan telah berhasil dilakukan. Simpan bukti transaksi atau slip pencairan sebagai referensi.

Tips Tambahan:


  • Periksa Jatuh Tempo: Pastikan Anda mencairkan deposito setelah jatuh tempo untuk menghindari penalti atau biaya tambahan.

  • Konsultasi dengan Petugas: Jika Anda memiliki pertanyaan atau memerlukan informasi tambahan, jangan ragu untuk bertanya kepada petugas bank.

  • Cek Syarat dan Ketentuan: Setiap produk deposito mungkin memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda, jadi pastikan Anda memahami detailnya sebelum melakukan pencairan.

Layanan Pelanggan:


  • Hubungi BRI Call Center: Jika Anda membutuhkan bantuan lebih lanjut, Anda bisa menghubungi BRI Call Center di nomor 14017 atau (021) 1500017.

    Kunjungi Situs Resmi BRI: Untuk informasi lebih lanjut, Anda juga bisa mengunjungi situs resmi BRI di www.bri.co.id.

Semoga informasi ini membantu Anda dalam proses pencairan deposito di BRI.


4. Cara Mencairkan Deposito Seabank


Untuk mencairkan deposito di SeaBank, berikut langkah-langkah yang dapat Anda ikuti:


Persiapkan Dokumen yang Diperlukan:


  • Sertifikat atau bilyet deposito (jika ada)

  • Kartu identitas (KTP/SIM/Paspor) yang masih berlaku

  • Nomor rekening SeaBank untuk pencairan dana

Kunjungi Kantor Cabang SeaBank:


  • Datangi kantor cabang SeaBank terdekat. Anda bisa mencari informasi mengenai lokasi cabang terdekat melalui situs resmi SeaBank atau menghubungi layanan pelanggan SeaBank.

Isi Formulir Pencairan:


  • Isi formulir pencairan deposito yang tersedia di bank. Petugas bank akan membantu Anda mengisi formulir tersebut jika diperlukan.

Serahkan Dokumen dan Formulir:


  • Serahkan sertifikat atau bilyet deposito, kartu identitas, dan formulir pencairan yang telah diisi kepada petugas bank.

Verifikasi dan Proses Pencairan:


  • Petugas bank akan memverifikasi dokumen dan data Anda. Proses pencairan biasanya memerlukan waktu beberapa saat. Dana akan ditransfer ke rekening SeaBank Anda atau diberikan dalam bentuk tunai, sesuai permintaan.

Konfirmasi Pencairan:


  • Pastikan Anda mendapatkan konfirmasi dari petugas bank bahwa pencairan telah berhasil dilakukan. Simpan bukti transaksi atau slip pencairan sebagai referensi.

Tips Tambahan:


  • Periksa Jatuh Tempo: Pastikan Anda mencairkan deposito setelah jatuh tempo untuk menghindari penalti atau biaya tambahan.

  • Konsultasi dengan Petugas: Jika Anda memiliki pertanyaan atau memerlukan informasi tambahan, jangan ragu untuk bertanya kepada petugas bank.

  • Cek Syarat dan Ketentuan: Setiap produk deposito mungkin memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda, jadi pastikan Anda memahami detailnya sebelum melakukan pencairan.

Layanan Pelanggan:


  • Hubungi SeaBank Call Center: Jika Anda membutuhkan bantuan lebih lanjut, Anda bisa menghubungi layanan pelanggan SeaBank. Nomor telepon dan informasi kontak bisa ditemukan di situs resmi SeaBank.

    Kunjungi Situs Resmi SeaBank: Untuk informasi lebih lanjut, Anda juga bisa mengunjungi situs resmi SeaBank di SeaBank.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat mencairkan deposito di SeaBank dengan mudah dan efisien.


5. Cara Mencairkan Deposito Mandiri


Untuk mencairkan deposito di Bank Mandiri, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut:


Persiapkan Dokumen yang Diperlukan:


  • Sertifikat atau bilyet deposito (jika ada)

  • Kartu identitas (KTP/SIM/Paspor) yang masih berlaku

  • Buku tabungan atau nomor rekening Bank Mandiri untuk pencairan dana

Kunjungi Kantor Cabang Bank Mandiri:


  • Datangi kantor cabang Bank Mandiri terdekat. Anda bisa menemukan lokasi cabang terdekat melalui situs resmi Bank Mandiri atau aplikasi Mandiri Online.

Isi Formulir Pencairan:


  • Isi formulir pencairan deposito yang tersedia di bank. Petugas bank akan membantu Anda mengisi formulir tersebut jika diperlukan.

Serahkan Dokumen dan Formulir:


  • Serahkan sertifikat atau bilyet deposito, kartu identitas, dan formulir pencairan yang telah diisi kepada petugas bank.

Verifikasi dan Proses Pencairan:


  • Petugas bank akan memverifikasi dokumen dan data Anda. Proses pencairan biasanya memerlukan waktu beberapa saat. Dana akan ditransfer ke rekening tabungan Bank Mandiri Anda atau diberikan dalam bentuk tunai, sesuai permintaan.

Konfirmasi Pencairan:


  • Pastikan Anda mendapatkan konfirmasi dari petugas bank bahwa pencairan telah berhasil dilakukan. Simpan bukti transaksi atau slip pencairan sebagai referensi.

Tips Tambahan:


  • Periksa Jatuh Tempo: Pastikan Anda mencairkan deposito setelah jatuh tempo untuk menghindari penalti atau biaya tambahan.

  • Konsultasi dengan Petugas: Jika Anda memiliki pertanyaan atau memerlukan informasi tambahan, jangan ragu untuk bertanya kepada petugas bank.

  • Cek Syarat dan Ketentuan: Setiap produk deposito mungkin memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda, jadi pastikan Anda memahami detailnya sebelum melakukan pencairan.

Layanan Pelanggan:


  • Hubungi Mandiri Call Center: Jika Anda membutuhkan bantuan lebih lanjut, Anda bisa menghubungi Mandiri Call Center di nomor 14000.

    Kunjungi Situs Resmi Bank Mandiri: Untuk informasi lebih lanjut, Anda juga bisa mengunjungi situs resmi Bank Mandiri di www.bankmandiri.co.id.

Semoga informasi ini membantu Anda dalam proses pencairan deposito di Bank Mandiri.


6. Cara Mencairkan Deposito BSI


Untuk mencairkan deposito di Bank Syariah Indonesia (BSI), Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut:


Persiapkan Dokumen yang Diperlukan:


  • Sertifikat atau bilyet deposito (jika ada)

  • Kartu identitas (KTP/SIM/Paspor) yang masih berlaku

  • Buku tabungan atau nomor rekening BSI untuk pencairan dana

Kunjungi Kantor Cabang BSI:


  • Datangi kantor cabang BSI terdekat. Anda bisa menemukan lokasi cabang terdekat melalui situs resmi BSI atau aplikasi BSI Mobile.

Isi Formulir Pencairan:


  • Isi formulir pencairan deposito yang tersedia di bank. Petugas bank akan membantu Anda mengisi formulir tersebut jika diperlukan.

Serahkan Dokumen dan Formulir:


  • Serahkan sertifikat atau bilyet deposito, kartu identitas, dan formulir pencairan yang telah diisi kepada petugas bank.

Verifikasi dan Proses Pencairan:


  • Petugas bank akan memverifikasi dokumen dan data Anda. Proses pencairan biasanya memerlukan waktu beberapa saat. Dana akan ditransfer ke rekening tabungan BSI Anda atau diberikan dalam bentuk tunai, sesuai permintaan.

Konfirmasi Pencairan:


  • Pastikan Anda mendapatkan konfirmasi dari petugas bank bahwa pencairan telah berhasil dilakukan. Simpan bukti transaksi atau slip pencairan sebagai referensi.

Tips Tambahan:


  • Periksa Jatuh Tempo: Pastikan Anda mencairkan deposito setelah jatuh tempo untuk menghindari penalti atau biaya tambahan.

  • Konsultasi dengan Petugas: Jika Anda memiliki pertanyaan atau memerlukan informasi tambahan, jangan ragu untuk bertanya kepada petugas bank.

  • Cek Syarat dan Ketentuan: Setiap produk deposito mungkin memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda, jadi pastikan Anda memahami detailnya sebelum melakukan pencairan.

Layanan Pelanggan:


  • Hubungi BSI Call Center: Jika Anda membutuhkan bantuan lebih lanjut, Anda bisa menghubungi BSI Call Center di nomor 14040.

    Kunjungi Situs Resmi BSI: Untuk informasi lebih lanjut, Anda juga bisa mengunjungi situs resmi BSI di www.bankbsi.co.id.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat mencairkan deposito di Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan mudah dan efisien.


Berapa Hari Pencairan Deposito?


Lama pencairan deposito bervariasi tergantung pada kebijakan bank yang bersangkutan. Secara umum, pencairan deposito dapat memakan waktu antara 1 hingga 7 hari kerja. Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi lama pencairan deposito:


  • Jenis Deposito: Beberapa jenis deposito memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda terkait pencairan. Misalnya, deposito berjangka biasanya memiliki jangka waktu tertentu sebelum bisa dicairkan tanpa penalti.

  • Bank: Setiap bank memiliki prosedur yang berbeda untuk pencairan deposito. Ada bank yang dapat memproses pencairan dengan cepat, sementara yang lain mungkin memerlukan waktu lebih lama.

  • Waktu Pencairan: Jika pencairan dilakukan pada hari kerja, prosesnya bisa lebih cepat dibandingkan jika dilakukan pada akhir pekan atau hari libur.

Untuk informasi yang lebih spesifik, disarankan untuk menghubungi bank yang bersangkutan atau mengecek ketentuan pencairan pada saat pembukaan deposito.


Bagaimana Jika Deposito Tidak Diambil Setelah Jatuh Tempo?


Jika deposito tidak diambil setelah jatuh tempo, ada beberapa kemungkinan yang bisa terjadi, tergantung pada kebijakan masing-masing bank. Berikut beberapa skenario yang umum:


Otomatis Diperpanjang (Automatic Rollover):


  • Beberapa bank akan secara otomatis memperpanjang jangka waktu deposito dengan periode yang sama jika tidak ada instruksi dari nasabah untuk mencairkan atau mengubahnya.

  • Suku bunga yang berlaku untuk periode perpanjangan biasanya adalah suku bunga yang berlaku pada saat perpanjangan dilakukan.

Ditempatkan di Rekening Transaksi:


  • Ada juga bank yang akan memindahkan dana deposito beserta bunganya ke rekening tabungan atau giro nasabah jika tidak ada instruksi perpanjangan.

Penurunan Suku Bunga:


  • Jika tidak diperpanjang secara otomatis, deposito mungkin masih tetap menghasilkan bunga, tetapi dengan suku bunga yang lebih rendah atau sesuai dengan suku bunga tabungan biasa.

Tidak Mendapatkan Bunga:


  • Dalam beberapa kasus, jika tidak ada instruksi untuk perpanjangan atau pencairan, dana deposito mungkin tidak menghasilkan bunga setelah jatuh tempo.

Untuk menghindari kebingungan dan memastikan bahwa dana Anda diinvestasikan atau ditempatkan dengan optimal, sebaiknya hubungi bank Anda sebelum jatuh tempo deposito untuk memberikan instruksi yang jelas mengenai apa yang harus dilakukan dengan dana tersebut. Anda juga bisa meminta informasi tentang kebijakan spesifik bank Anda terkait deposito yang tidak diambil setelah jatuh tempo.


Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mencairkan Dana Deposito


Berinvestasi dengan deposito merupakan suatu cara yang terbaik dalam meningkatkan jumlah pundi-pundi kekayaan yang dimiliki. Namun, masih banyak masyarakat yang belum memahami prosedur mencairkan deposito. Sehingga, ada baiknya untuk mengetahui beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat ingin mencairkan dana deposito.


Semakin tinggi jumlah dana yang Anda investasikan ke dalam deposito maka semakin banyak pula keuntungan yang akan diperoleh nantinya. Hal penting yang perlu diketahui sebelum mencairkan deposito, yaitu deposito hanya dapat dicairkan dalam jangka waktu yang telah disepakati oleh pihak investor dan bank. Meskipun begitu, tak jarang yang mencairkan deposito sebelum jatuh tempo.


Alasan Umum Pencairan Deposito Sebelum Jatuh Tempo


Meskipun menjadi salah satu instrumen investasi dengan risiko yang minim, bukan berarti investasi deposito Anda dapat berjalan sukses. Pasalnya, beberapa risiko yang paling sering muncul antara lain ketika nasabah kehabisan dana dan membutuhkan dana cepat yang mengharuskannya mengambil uang yang diinvestasikan ke dalam deposito sebelum waktu jatuh tempo.


Alhasil, mereka terpaksa mencairkan deposito sebelum waktu yang telah disepakati. Setelah mengetahui cara mencairkan deposito, berikut ini beberapa alasan yang paling umum ditemukan saat orang mencairkan dana sebelum batas waktu yang ditentukan.


1. Butuh Dana Cepat


Alasan yang satu ini paling banyak terjadi dan umum ditemukan untuk mencairkan deposito. Mungkin pada saat pertama memutuskan untuk membuka rekening deposito, seseorang dapat merasa sangat yakin untuk menyimpan uangnya tanpa berpikir panjang mengenai kebutuhan dana di masa mendatang.


Hal tersebut tentunya tidak dapat diprediksi dengan pasti sehingga akhirnya membuat nasabah pun membutuhkan dana cepat dan dengan terpaksa haru mencairkan deposito yang dimilikinya sebelum jatuh tempo.


2. Tergiur dengan Suku Bunga Tinggi


Pihak perbankan memang sering melakukan perubahan kebijakan tertentu termasuk perubahan pada suku bunga. Tentu saja, nasabah yang mengincar tingkat suku bunga yang lebih tinggi, semakin tergiur untuk menyimpan uangnya ke dalam deposito.


Sayangnya, kenaikan suku bunga tersebut tidak dapat dirasakan oleh para nasabah yang sudah terlebih dahulu menyimpan uang sebelum kebijakan baru tersebut berlaku.


Bila ingin mendapat suku bunga tinggi, maka deposito yang lama perlu dicairkan terlebih dahulu sebelum tiba waktu jatuh temponya dan kemudian menyimpannya ke dalam tabungan deposito yang baru.



Kerugian Mencairkan Deposito Sebelum Jatuh Tempo


Setelah mengetahui cara mencairkan deposito dengan mudah, Anda perlu mengetahui bahwa mencairkan deposito sebelum jatuh tempo akan membuat Anda rugi.


Hal ini dikarenakan deposito berbeda dengan tabungan biasa yang dapat dicairkan sewaktu-waktu. Terdapat beberapa resiko yang harus ditanggung apabila Anda memutuskan untuk mencairkan deposito sebelum waktu yang disepakati.


Berikut beberapa kerugian yang tidak dapat dihindari apabila mencairkannya sebelum jatuh tempo.


1. Denda atau Penalti


Penalti atau denda merupakan salah satu bentuk sanksi yang sudah akan dikenakan kepada nasabah yang mencairkan deposito sebelum waktu yang disepakati.


Pemberian sanksi ini tentunya bertujuan untuk memberikan hukuman atau peringatan kepada nasabah agar tidak melakukan atau mengulangi hal tersebut kedepannya.


Denda penalti yang dikenakan oleh pihak bank sangat beragam tergantung kebijakan bank, produk mana yang Anda ikuti serta jumlah uang yang Anda depositokan.


Penalti sendiri umumnya meliputi biaya administrasi dan potongan dari nilai pokok tabungan sekaligus bunga depositonya. Persentase penalti sendiri sudah ditetapkan oleh bank dengan kisaran yang bervariasi mulai dari 0,5% hingga 3%.


2. Pendapatan bunga Dihapuskan


Risiko lain yang akan ditanggung oleh nasabah yang mencairkan deposito sebelum jatuh tempo yakni tidak memperoleh keuntungan dari bunga deposito yang sudah ditetapkan saat pertama kali pembukaan rekening. Risiko yang ini sebenarnya akan diberitahukan kepada nasabah pada saat membuka rekening deposito.


3. Nilai Bunga Lebih Rendah


Resiko selanjutnya adalah penghasilan bunga yang jauh lebih rendah. Sehingga, bunga deposito yang Anda peroleh akan sedikit lebih rendah daripada kebijakan awal. Hal ini dikarenakan Anda melanggar kebijakan lantaran mencairkan tabungan sebelum jatuh tempo.



Pada intinya, mencairkan uang deposito sebelum waktunya dengan alasan apapun sangat tidak disarankan karena hanya akan membuat Anda rugi. Jadi, ada baiknya sebelum memulai investasi deposito pelajari dulu syarat dan cara mencairkan deposito yang tepat.


Mulai investasikan uang Anda sekarang juga bersama Komunal yang menyediakan berbagai produk perbankan seperti deposito dengan suku bunga yang tinggi. kunjungi website kami untuk informasi yang lebih lengkap!

share

Bagikan

Layanan Pengaduan Konsumen

PT. Komunal Sejahtera Indonesia

Telepon : (+62) 31 9921 0252

WhatsApp : +62-851-6310-6672

Email : [email protected]

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan RI

WhatsApp : +62-853-1111-1010

woman
Powered By
komunal-footer