blog
6 Jenis-Jenis Investasi, Dari Jangka Pendek Hingga Panjang
DepositoBPR by Komunal
23 Juni 2022
6 Jenis-Jenis Investasi, Dari Jangka Pendek Hingga Panjang

Investasi dapat menjadi salah satu solusi untuk melindungi serta meningkatkan kekayaan. Ada banyak sekali jenis-jenis investasi yang ditawarkan saat ini. Dengan begitu Anda dapat dengan mudah memilih jenis investasi mana yang paling sesuai dan menguntungkan untuk Anda.



Jika dibandingkan dengan negara-negara lain, minat masyarakat Indonesia terhadap dunia investasi memang masih terbilang sangat rendah. Hal tersebut diketahui berdasarkan hasil survei nasional terkait literasi dan inklusi keuangan pada 2019. Ketua Eksekutif Pengawasan Pasar Modal OJK pun mengungkap mengenai rendahnya literasi dan inklusi keuangan di pasar modal tersebut.



Selain itu, rendahnya minat masyarakat akan investasi juga dilatarbelakangi dari banyaknya kalangan masyarakat yang masih menganggap bahwa investasi memerlukan modal yang besar dan hanya orang yang memiliki banyak harta yang dapat berinvestasi.



Meski begitu, berjalannya waktu dan perkembangan teknologi membuat perkembangan investasi di Indonesia terus mengalami peningkatan. Saat ini masyarakat dapat melakukan investasi dengan mudah dan dapat dilakukan oleh siapa saja baik kalangan atas, menengah maupun bawah.



Hal tersebut tentu memberikan dampak yang positif untuk pertumbuhan investasi di Indonesia. Informasi mengenai finansial yang semakin mudah didapat juga turut berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan betapa pentingnya berinvestasi.



Mengenal Apa Itu Investasi


Sebelum mengetahui jenis-jenis Investasi, ada baiknya untuk mengenal terlebih dahulu apa itu investasi. Investasi merupakan sebuah aktivitas menyimpan atau menaruh modal baik dalam bentuk uang atau aset yang bernilai ke dalam suatu benda berharga, lembaga, atau suatu pihak dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa yang akan datang.



Idealnya, dana atau aset yang diinvestasikan oleh seorang investor akan dikembangkan oleh lembaga atau pihak yang mengelola investasi. Keuntungan yang diperoleh dari hasil pengembangan tersebut yang kemudian akan dibagikan kepada investor sebagai transaksi timbal balik yang dihitung berdasarkan dengan ketentuan antara kedua pihak.



Secara ekonomi, dalam investasi, investor akan menyimpan atau membeli sesuatu yang akan disimpan dalam jangka waktu tertentu sehingga tidak akan dipergunakan dalam waktu dekat. Setelah disimpan dalam jangka waktu tertentu, aset yang diinvestasikan tersebut akan mengalami perubahan nilai.



Perlu diingat, Investasi tidak melulu soal menghasilkan keuntungan. Melainkan terdapat risiko kerugian juga. Oleh sebab itu, penting sekali untuk memahami jenis-jenis investasi dan segala resikonya.



Jenis-Jenis Investasi Berdasarkan Tujuannya


Berdasarkan tujuannya, jenis-jenis investasi terbagi menjadi tiga yakni investasi jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Berikut jenis-jenis investasi berdasarkan tujuannya:



1. Investasi Jangka Pendek


Jenis-jenis investasi yang pertama adalah Investasi jangka pendek di mana jenis investasi yang satu ini berlangsung dalam kurun waktu antara kurang dari satu tahun sampai tiga tahun saja.



Sebagai contoh, apabila Anda berusia 25 tahun dan memiliki rencana untuk menikah tiga tahun ke depan, maka dengan adanya kebutuhan dana pada tiga tahun mendatang, Anda disarankan untuk melakukan investasi di instrumen yang memiliki resiko minim atau secara sederhana memiliki fluktuasi nilai yang relatif stabil, likuiditas yang tinggi sehingga dapat dengan mudah dikonversikan dalam bentuk tunai dan memberikan pendapatan tetap. Jenis-jenis investasi jangka pendek antara lain adalah investasi deposito, reksadana pasar uang, hingga surat utang negara jangka pendek.


2. Investasi Jangka Menengah


Jenis yang selanjutnya adalah investasi jangka menengah yang banyak dilakukan ketika seseorang memiliki tujuan finansial dalam kurun waktu antara 3 hingga 10 tahun.



Sebagai contoh, dalam waktu sepuluh tahun ke depan Anda harus mendaftarkan putra Anda ke sebuah sekolah ternama. Dengan begitu Anda memerlukan dana yang cukup besar untuk membayar biaya yang diperlukan saat mendaftar.



Mengingat dana tersebut akan dibutuhkan dalam kurun waktu di atas lima tahun, Anda dapat memilih instrumen investasi dengan profil risiko yang sedikit lebih tinggi dari investasi deposito, reksadana pasar uang, maupun surat utang negara. Dengan profil risiko yang lebih tinggi Anda tentu memiliki kesempatan untuk memperoleh imbal hasil keuntungan yang lebih tinggi.



Instrumen investasi yang dapat dipilih antara lain adalah reksadana pendapatan tetap (obligasi), obligasi swasta, hingga reksadana campuran.



3. Investasi Jangka Panjang


Jenis investasi selanjutnya adalah investasi jangka panjang yang digunakan ketika tujuan investasinya berada pada kurun waktu di atas 10 tahun. Karena waktunya yang lama, investasi ini disebut dengan investasi jangka panjang.



Tujuan-tujuan investasi jangka panjang sendiri dapat berupa biaya pendidikan anak, pembelian aset ke anak cucu, biaya pesta pernikahan anak, hingga dana pensiun.



Semakin panjang jangka waktu Anda untuk investasi, maka semakin fleksibel pula seseorang untuk memilih instrumennya. Anda dapat memilih instrumen dengan profil risiko rendah, moderat, tinggi, bahkan hingga instrumen yang tidak dapat dikonversi dengan cepat.



Beberapa instrumen investasi jangka panjang yang dapat dipilih untuk investasi jangka panjang antara lain reksadana saham, logam mulia, saham, hingga properti.



Mengenal Jenis-Jenis Investasi Yang Banyak Digunakan Oleh Masyarakat


Setelah membahas jenis-jenis investasi berdasarkan tujuannya, ketiga jenis investasi di atas memiliki keunggulannya masing-masing. Selain berdasarkan tujuannya, Anda juga perlu memahami jenis-jenis investasi yang umum digunakan oleh berbagai kalangan dan cukup populer di Indonesia.



1. Deposito


Investasi deposito merupakan produk investasi yang paling populer dan memiliki banyak peminat. Produk investasi deposito produk yang banyak ditawarkan oleh perbankan karena investasi deposito menawarkan berbagai keuntungan dengan resiko yang rendah dan mudah dilakukan oleh kalangan manapun.



2. Saham


Perusahaan-perusahaan besar dan bertaraf nasional maupun internasional banyak melakukan investasi dalam bentuk saham. Secara sederhana, saham merupakan suatu bentuk hak kepemilikan suatu perusahaan yang dijual-belikan.



Sebagai contoh, Anda memiliki saham sebesar 40% di sebuah perusahaan teknologi, dengan begitu Anda dapat dikatakan sebagai pemilik 40% dari total aset yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Idealnya, saham dikeluarkan dalam bentuk surat berharga sebagai bukti kepemilikan investor.



3. Obligasi


Jenis-jenis investasi yang selanjutnya adalah obligasi yang banyak ditemui pada bisnis yang bergerak dalam mengakomodasi jasa pinjaman modal. Keuntungan yang akan didapatkan dari investasi obligasi relatif lebih tinggi jika dibandingkan dengan investasi deposito, mengingat suku bunga yang ditawarkan pun jauh lebih tinggi. Meskipun demikian, menginvestasikan dana Anda melalui obligasi memiliki resiko yang lebih tinggi dari investasi deposito karena apabila peminjam modal bangkrut maka kemungkinan terbesar dana yang Anda investasikan dapat hilang.



4. Reksa dana


Selain investasi deposito, reksa dana termasuk jenis-jenis investasi yang turut meramaikan dunia investasi khususnya di kalangan pebisnis serta masyarakat umum. Pada umumnya, reksadana merupakan suatu wadah untuk menghimpun dana investor secara kolektif yang kemudian akan dikelola oleh manajer.



5. Emas


Mayoritas masyarakat Indonesia memilih untuk menginvestasikan uangnya dalam bentuk emas. Jika dibandingkan dengan instrumen investasi riil lainnya, emas mempunyai manfaat yang lebih beragam. Selain disimpan dalam bentuk perhiasan, jenis-jenis investasi ini dapat berupa emas murni maupun emas batangan.



6. Investasi Properti


Selain investasi deposito, saham dan emas, Investasi properti juga sangat populer di antara masyarakat Indonesia lantaran investasi yang satu ini berbentuk bangunan seperti gedung, rumah, atau apartemen. Investasi properti banyak diminati dikarenakan harga jual yang cenderung meningkat setiap tahunnya.



Investasi merupakan solusi terbaik untuk melindungi aset sekaligus meningkatkan jumlahnya. Dengan memahami tujuan serta profil risiko dari jenis-jenis investasi yang ada, Anda dapat memulai untuk berinvestasi salah satunya dengan memanfaatkan program investasi deposito yang ditawarkan oleh Komunal yang sudah terdaftar di OJK dan terjamin keamanannya. Kunjungi website kami untuk mengetahui informasi lebih lanjut dan penawaran terbaik!


share

Bagikan