Apa Perbedaan Keinginan dan Kebutuhan? Ini Tips Memahaminya!

blog

Apa Perbedaan Keinginan dan Kebutuhan? Ini Tips Memahaminya!

DepositoBPR by Komunal

19 Mei 2023

Mengetahui perbedaan keinginan dan kebutuhan adalah salah satu cara mengatur keuangan pribadi dengan efektif.

Sebab, dengan mengetahui bedanya keinginan dan kebutuhan, kamu bisa lebih pandai mengatur prioritas pengeluaran bulanan.


Jika tidak menyadari perbedaan keinginan dan kebutuhan, kamu pun menjadi tak sadar barang mana saja yang harus dipenuhi terlebih dahulu.


Oleh karena itu, agar pengaturan keuanganmu lebih efektif, yuk pahami dulu apa perbedaan keinginan dan kebutuhan di artikel berikut ini!


Pengertian Kebutuhan


Kebutuhan adalah segala sesuatu, baik barang maupun jasa, yang sifatnya harus dipenuhi seseorang agar bisa tetap melangsungkan kehidupannya dengan sejahtera.


Kebutuhan bisa meliputi berbagai macam aspek, mulai dari psikologis, ekonomi, sosial, hingga budaya.


Selain itu, kebutuhan juga bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti tingkat pendapatan dan kepuasan dalam diri tiap orang.


Dahulu kala, kebutuhan manusia untuk bertahan hidup sederhana saja. Namun, makin lama, kebutuhan manusia terhadap sesuatu pun bertambah banyak dan beragam.


Misalnya, dulu ponsel bukanlah merupakan kebutuhan. Sekarang, ponsel adalah salah satu alat yang harus dipenuhi untuk memudahkan hidup.


Kebutuhan manusia yang tak terpenuhi bisa berakibat pada terganggunya kegiatan sehari-hari dan bahkan berpengaruh pada keberlangsungan hidup.


Adapun beberapa contoh kebutuhan manusia adalah makanan, pakaian, rumah, pendidikan, pekerjaan, dan kesehatan.


Pengertian Keinginan


Berbeda dengan kebutuhan, keinginan adalah sesuatu yang ingin dimiliki seseorang, baik sekarang maupun di masa depan.


Keinginan adalah hal yang bisa dipengaruhi oleh lingkungan, hobi, status sosial, kepentingan, dan tujuan.


Dari sini, dapat disimpulkan bahwa keinginan manusia tentunya beragam dan berbeda-beda.


Apabila keinginan seseorang tidak terpenuhi, ia tetap bisa melangsungkan hidupnya. Selain itu, intensitas keinginan seseorang akan sesuatu juga biasanya akan berubah-ubah tergantung kondisi.


Adapun beberapa contoh keinginan adalah mengoleksi poster idol kesayangan, mewarnai rambut ke salon, atau membeli novel.



Perbedaan Kebutuhan dan Keinginan


Setelah memahami masing-masing definisinya, mari ketahui apa perbedaan keinginan dan kebutuhan.


Apa perbedaan keinginan dan kebutuhan? Pada dasarnya, kebutuhan dan keinginan memiliki kaitan yang erat. Biasanya, keinginan datang dari kebutuhan.


Misalnya begini. Salah satu kebutuhan manusia adalah papan, yaitu tempat tinggal atau rumah. Sebenarnya, rumah mana saja dapat memenuhi kebutuhan manusia.


Namun, karena faktor tertentu, timbul keinginan pada diri seseorang untuk memiliki rumah yang mewah bertingkat 2 dengan taman kecil di depannya.


Adapun perbedaan keinginan dan kebutuhan secara lebih detail dapat kamu simak berikut ini:


  • Kebutuhan bersifat terbatas, sedangkan keinginan sifatnya tak ada batasan

  • Kebutuhan menekankan pada sesuatu yang harus dimiliki. Sementara itu, keinginan adalah sesuatu yang diharapkan untuk dimiliki

  • Karena kebutuhan harus dimiliki, ini berarti sifatnya mengikat. Sementara itu, keinginan bersifat tidak mengikat

  • Kebutuhan yang tidak terpenuhi bisa berpengaruh pada kesehatan bahkan kematian. Namun, keinginan yang tidak terpenuhi hanya akan berdampak pada rasa kecewa

  • Kebutuhan umumnya konstan atau tetap, sedangkan keinginan bersifat sementara dan cenderung selalu berubah-ubah

  • Kebutuhan bersifat objektif, sedangkan keinginan itu subjektif

  • Kebutuhan dipenuhi karena fungsinya, sementara keinginan mengutamakan kepuasan orang yang mengharapkannya

Tips Membedakan Keinginan dan Kebutuhan


Sebenarnya, sah-sah saja apabila kamu memiliki keinginan yang ingin dipenuhi.


Namun, untuk mengantisipasi pengeluaran yang berlebihan, ada baiknya memfokuskan diri dalam pemenuhan kebutuhan dan membatasi keinginan.


Sebab apabila keinginan dipenuhi secara berlebihan, kamu pun bisa terlilit utang di kemudian hari.


Nah, agar pengeluaran keuanganmu makin efisien, kamu bisa mengikuti beberapa tips membedakan keinginan dan kebutuhan berikut ini.


1. Memahami Apa Kebutuhan dan Keinginan Diri


Setiap orang tentunya akan memiliki kebutuhan dan keinginan berbeda-beda tergantung faktor eksternal maupun internal yang memengaruhinya.


Setelah kamu mengetahui perbedaan keinginan dan kebutuhan, kini saatnya untuk memahami dirimu sendiri.


Cobalah tanyakan beberapa pertanyan berikut ini pada dirimu sebelum membeli sesuatu:


  • Apakah barang tersebut sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan hidup? Jika iya, maka barang itu merupakan kebutuhanmu.

  • Apakah barang tersebut bisa disubtitusi dengan barang lain? Jika iya, kamu tak perlu membelinya. Sebab, barang tersebut hanyalah keinginanmu semata.


2. Menyusun Skala Prioritas berdasarkan Urgensi


Setelah mengetahui apa kebutuhan dan keinginan diri, kini saatnya kamu menyusun skala prioritas.


Skala prioritas merujuk pada daftar kebutuhan beserta keinginan seseorang berdasarkan urgensinya, mulai dari yang terpenting hingga kurang penting.


Hal yang perlu kamu perhatikan dalam menyusun skala prioritas adalah dahulukan dulu kebutuhanmu dibanding keinginanmu.


3. Melakukan Pengendalian Diri


Nah, tips yang terakhir untuk kamu lakukan adalah melakukan pengendalian diri dalam membeli sesuatu.


Sebelumnya, kamu telah menyusun skala prioritas, bukan? Jadi, pastikan untuk membeli barang-barang yang memiliki urgensi paling penting terlebih dahulu.


Jika semua kebutuhan telah terpenuhi, maka kamu baru bisa membeli barang-barang yang merupakan keinginan.


Namun, pastikan untuk memenuhi keinginan secukupnya saja dan tidak terjerumus ke gaya hidup konsumtif.

Itu dia uraian singkat bagi kamu yang ingin memahami perbedaan keinginan dan kebutuhan untuk efisiensikan pengeluaran bulanan serta mencapai tujuan keuangan.


Selain itu, agar dapat mencapai tujuan keuanganmu, kamu juga memerlukan sebuah instrumen keuangan untuk menyimpan dana secara #LebihAman dan #LebihUntung.


Nah, berkenaan dengan ini, simpanlah dana kamu melalui aplikasi DepositoBPR by Komunal!

Dengan menyimpan dana di DepositoBPR by Komunal, kamu akan mendapatkan imbal hasil yang tinggi hingga 6,75% p.a.


Yuk, rasakan #SimpananRasaInvestasi melalui DepositoBPR by Komunal dan raih tujuan keuanganmu!


share

Bagikan

Layanan Pengaduan Konsumen

PT. Komunal Sejahtera Indonesia

Telepon : (+62) 31 9921 0252

WhatsApp : +62-851-6310-6672

Email : [email protected]

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan RI

WhatsApp : +62-853-1111-1010

woman
Powered By
komunal-footer