Blog
Cara Diversifikasi Deposito di Beberapa BPR Lewat Satu Aplikasi
ditulis oleh
Tim Marketing DepositoBPR by Komunal

Kamu mungkin sudah paham bahwa LPS menjamin simpanan hingga Rp2 miliar per nasabah per bank. Tapi pernahkah kamu berpikir: bagaimana kalau dana yang ingin ditempatkan lebih dari Rp2 miliar? Atau bagaimana kalau kamu ingin menyebar dana ke beberapa BPR sekaligus agar tidak bergantung pada satu bank saja?
Jawabannya adalah diversifikasi dan kabar baiknya, kamu tidak perlu mengunjungi lima kantor bank berbeda di lima kota berbeda untuk melakukannya. Lewat satu platform, kamu bisa membuka deposito di beberapa BPR sekaligus, dari mana saja, kapan saja.
Kenapa Harus Diversifikasi?
Diversifikasi deposito bukan strategi yang hanya relevan untuk orang kaya. Bahkan untuk penempatan di bawah Rp2 miliar, menyebar dana ke lebih dari satu BPR memiliki manfaat nyata.
Manfaat pertama adalah memaksimalkan cakupan penjaminan LPS. Batas Rp2 miliar berlaku per nasabah per bank bukan per nasabah secara total. Artinya, jika kamu menempatkan Rp2 miliar di Bank A dan Rp2 miliar di Bank B, keduanya dijamin penuh. Total Rp4 miliar terlindungi. Jika seluruh Rp4 miliar ditempatkan di satu bank, yang dijamin hanya Rp2 miliar.
Manfaat kedua adalah mengurangi risiko konsentrasi. Sekuat apa pun sebuah BPR, menempatkan seluruh dana di satu tempat selalu membawa risiko. Dengan menyebar ke beberapa bank, dampak dari masalah di satu bank menjadi terbatas bukan seluruh portofolio yang terpengaruh.
Manfaat ketiga adalah mengoptimalkan imbal hasil. BPR yang berbeda menawarkan suku bunga dan tenor yang bervariasi. Dengan diversifikasi, kamu bisa memilih kombinasi yang paling sesuai misalnya, menempatkan sebagian di deposito tenor 3 bulan untuk likuiditas dan sebagian lagi di tenor 12 bulan untuk bunga yang lebih tinggi.
Kenapa Dulu Sulit, Sekarang Mudah
Sebelum ada platform digital, diversifikasi deposito BPR adalah proses yang merepotkan. Kamu harus datang langsung ke setiap kantor BPR, mengisi formulir fisik, menyerahkan fotokopi dokumen berulang kali, dan menunggu proses administrasi di masing-masing bank. Kalau BPR-nya ada di kota berbeda, tambahkan biaya transportasi dan waktu perjalanan.
Prosesnya juga tidak transparan. Kamu harus mencari tahu sendiri bank mana yang menawarkan bunga berapa, dengan tenor apa, dan apakah bank tersebut sehat secara finansial. Informasi ini tidak tersedia di satu tempat yang mudah diakses.
DepositoBPR by Komunal mengubah semua itu. Sebagai marketplace deposito BPR pertama dan satu-satunya yang tercatat di OJK (No. S-576/IK.01/2024), platform ini memungkinkan nasabah membuka deposito di ratusan BPR mitra dari seluruh Indonesia cukup dari smartphone atau laptop, tanpa perlu mengunjungi kantor bank mana pun.
Langkah Demi Langkah: Dari Daftar Sampai Deposito Aktif
Berikut cara membuka deposito dan melakukan diversifikasi melalui depositobpr.id. Prosesnya bisa diselesaikan dalam hitungan menit.
Langkah 1 — Buat akun di depositobpr.id. Kunjungi situs depositobpr.id atau unduh aplikasinya, lalu pilih "Daftar Sekarang" sebagai Deposan. Lengkapi data diri yang diminta: nama lengkap, email, nomor telepon, dan informasi rekening bank pribadimu. Siapkan KTP karena kamu perlu mengunggah foto KTP dan foto selfie untuk verifikasi identitas.
Langkah 2 — Verifikasi identitas melalui PrivyID. Platform menggunakan PrivyID untuk tanda tangan elektronik. Jika belum memiliki akun PrivyID, kamu bisa membuatnya langsung dalam proses pendaftaran ID dan kata sandi akan dikirim ke email. Tanda tangani dokumen persetujuan pembukaan akun secara digital dan masukkan kode OTP yang dikirim ke nomor ponsel.
Langkah 3 — Tunggu verifikasi. Tim DepositoBPR akan memverifikasi data dirimu, biasanya dalam waktu 1x24 jam di hari kerja. Proses ini gratis tidak ada biaya pendaftaran.
Langkah 4 — Pilih produk deposito. Setelah akun aktif, kamu bisa menelusuri produk deposito yang tersedia. Platform menampilkan informasi lengkap untuk setiap produk: nama BPR, lokasi, suku bunga, tenor, dan minimum penempatan. Di sinilah kamu mulai menyusun strategi diversifikasi.
Langkah 5 — Ajukan penempatan. Pilih produk yang sesuai, tentukan nominal penempatan (mulai dari Rp1 juta), dan ajukan pembukaan deposito. Platform akan menghitung otomatis berapa bunga yang akan kamu terima saat jatuh tempo melalui kalkulator deposito bawaan.
Langkah 6 — Lakukan pembayaran. Transfer dana sesuai nominal yang diajukan. Setelah pembayaran dikonfirmasi, status depositomu akan berubah menjadi "Aktif." Kamu akan menerima advis deposito atau e-deposito sebagai bukti penempatan.
Langkah 7 — Ulangi untuk BPR lain. Inilah kunci diversifikasi: ulangi langkah 4–6 untuk BPR yang berbeda. Kamu tidak perlu mendaftar ulang atau membuat akun baru. Dari satu akun yang sama, kamu bisa membuka deposito di sebanyak mungkin BPR yang kamu mau.
Strategi Diversifikasi yang Bisa Kamu Terapkan
Setelah tahu caranya, pertanyaan berikutnya adalah: bagaimana menyusun strategi diversifikasi yang efektif? Berikut beberapa pendekatan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan profilmu.
Diversifikasi berdasarkan jumlah penjaminan. Jika kamu memiliki dana Rp6 miliar, tempatkan Rp2 miliar di tiga BPR berbeda. Seluruh dana dijamin penuh oleh LPS. Sederhana, efektif, dan maksimal dari sisi perlindungan.
Diversifikasi berdasarkan tenor. Alih-alih menempatkan seluruh dana di tenor yang sama, kombinasikan tenor pendek dan panjang. Misalnya, 40% di deposito 1 bulan untuk kebutuhan likuiditas jangka pendek, 30% di deposito 6 bulan, dan 30% di deposito 12 bulan untuk memaksimalkan bunga. Dengan cara ini, kamu selalu memiliki deposito yang jatuh tempo dalam waktu dekat jika membutuhkan dana.
Diversifikasi berdasarkan geografi. BPR tersebar di seluruh Indonesia seperti dari Jawa Timur, Jawa Barat, Bali, NTB, hingga Kalimantan dan Sulawesi. Dengan menempatkan dana di BPR dari beberapa provinsi, kamu mengurangi risiko yang mungkin timbul dari tekanan ekonomi regional tertentu. Misalnya, jika sektor pariwisata di satu daerah sedang tertekan, BPR di daerah lain yang berbasis pertanian atau perdagangan mungkin tidak terdampak.
Diversifikasi berdasarkan profil bank. Kombinasikan BPR dengan karakter berbeda misalnya, BPR milik pemerintah daerah (Perseroda) yang cenderung konservatif dengan BPR swasta yang lebih agresif. Atau campurkan BPR konvensional dengan BPRS syariah. Keberagaman profil bank memberikan ketahanan tambahan terhadap portofolio depositomu.
Keuntungan Diversifikasi Lewat Satu Platform
Diversifikasi lewat DepositoBPR memiliki beberapa keunggulan dibandingkan melakukannya secara mandiri.
Pertama, satu dashboard untuk semua deposito. Seluruh penempatan yang kamu lakukan di BPR mana pun, dengan tenor apa pun sehingga bisa dipantau dari satu akun. Kamu bisa melihat total portofolio, tanggal jatuh tempo masing-masing, dan bunga yang akan diterima.
Kedua, BPR sudah melalui proses kurasi. Kamu tidak perlu menganalisis sendiri laporan keuangan setiap bank. Platform sudah mengevaluasi kesehatan BPR mitra berdasarkan rasio keuangan kunci CAR, NPL, BOPO, LDR, dan profitabilitas sebelum menampilkan produk deposito mereka.
Ketiga, proses seragam dan paperless. Apakah BPR-nya di Jombang, Bandung, atau Mataram, proses pembukaan depositonya sama dari pendaftaran, tanda tangan elektronik, hingga pembayaran. Tidak ada formulir fisik, tidak ada kunjungan kantor.
Keempat, minimum penempatan terjangkau. Beberapa produk deposito di platform tersedia mulai dari Rp1 juta. Ini berarti diversifikasi bukan privilese bagi mereka yang memiliki dana besar siapa pun bisa memulai dengan nominal yang sesuai kemampuan. Menariknya lagi, deposito di bawah Rp7,5 juta tidak dikenakan pajak bunga berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 131 Tahun 2000.
Kelima, seluruh deposito dijamin LPS. Selama suku bunga tidak melebihi tingkat bunga penjaminan LPS dan dana tercatat dalam pembukuan bank, simpananmu dilindungi hingga Rp2 miliar per nasabah per bank. Ini berlaku sama persis seperti jika kamu membuka deposito langsung di kantor BPR.
Yang Perlu Diperhatikan
Diversifikasi bukan berarti asal sebar. Ada beberapa hal yang tetap perlu kamu perhatikan.
Pastikan total penempatan di setiap BPR tidak melebihi Rp2 miliar jika kamu ingin seluruh dana dijamin penuh oleh LPS. Perhatikan juga tenor jatuh tempo jangan sampai seluruh deposito jatuh tempo di tanggal yang sama, karena ini mengurangi fleksibilitas likuiditas. Terakhir, pastikan suku bunga yang ditawarkan tidak melebihi tingkat bunga penjaminan LPS yang berlaku, karena ini menjadi syarat agar simpanan memenuhi kriteria penjaminan.
Satu Klik, Banyak Bank, Satu Perlindungan
Diversifikasi deposito yang dulu membutuhkan waktu berhari-hari dan kunjungan ke banyak kantor bank, kini bisa dilakukan dalam hitungan menit dari satu aplikasi. DepositoBPR by Komunal menyederhanakan prosesnya tanpa mengurangi perlindungannya setiap deposito tetap dijamin LPS, setiap BPR mitra tetap melalui proses kurasi, dan setiap penempatan tetap tercatat secara resmi dalam pembukuan bank.
Apakah kamu memiliki Rp5 juta atau Rp5 miliar, prinsipnya sama: jangan taruh semua telur dalam satu keranjang. Dan sekarang, keranjang-keranjang itu bisa kamu kelola dari satu tempat.
Disclaimer: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi penempatan dana pada BPR tertentu. Seluruh produk deposito di DepositoBPR by Komunal dijamin oleh LPS sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk informasi terbaru tentang suku bunga dan produk yang tersedia, kunjungi depositobpr.id.




