Blog

Financial Check-Up: Arti, Manfaat, dan Tips Melakukannya

DepositoBPR by Komunal

11 Feb 2026

Apakah kamu sudah yakin dengan kondisi kesehatan keuanganmu? Jika belum, lebih baik lakukan financial check up untuk mengetahuinya. Financial check up adalah langkah penting untuk memastikan bagaimana efektivitas pengelolaan keuangan pribadi kamu selama ini, sehingga perencanaan finansial pun dapat lebih baik lagi ke depannya.

Namun, apa itu financial check up? Apa saja manfaatnya? Dan, bagaimana cara melakukannya? Nah, untuk mendapatkan jawabannya, simak artikel ini sampai habis!

Apa itu Financial Check-Up?

Jika kamu ingin mengetahui bagaimana kondisi keuanganmu, melakukan financial check up adalah cara yang tepat.

Melalui cara ini, kamu bisa mengevaluasi semua kegiatan yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan dalam kurun waktu tertentu.

Dengan demikian, kamu bisa tahu apakah keuanganmu sudah mencapai tujuan atau justru pengeluarannya harus diperhatikan.

Jadi, jika diartikan, financial check up adalah kegiatan me-review kondisi finansial selama satu tahun atau periode waktu tertentu.

Kamu bisa cek kesehatan finansialmu setidaknya satu tahun sekali, khususnya setelah melakukan acara besar, contohnya seperti menikah.

Meski bisa datang ke advisor atau konsultan, cek kesehatan finansial sebetulnyabisa kamu lakukan secara mandiri di rumah.

Terdapat beberapa aspek yang perlu kamu perhatikan saat melakukan financial check up, yaitu cash flow, aset, utang, investasi, pembayaran pajak, dan juga tabungan.

Manfaat Financial Check-Up

Financial check up sama halnya dengan kamu melakukan analisis kesehatan keuangan yang dimiliki.

Terdapat beberapa manfaat yang akan kamu peroleh jika melakukan financial check up, di antaranya yaitu:

1. Membantu Mengontrol Pengeluaran

Ketika melakukan financial check up, kamu perlu menulis semua pengeluaran yang kamu lakukan dengan rinci.

Jadi, kamu bisa menilai apakah pengeluaranmu sudah sesuai dengan budget yang ditentukan, atau justru melebihi anggaran.

Jika ternyata melebihi anggaran awal, kamu bisa segera mengevaluasi kebutuhan mana yang over budget dan bisa dikurangi, sehingga pengeluaran lebih terkontrol.

2. Memahami Kondisi Keuangan

Tak hanya pengeluaran, semua pemasukanmu juga harus diperhatikan ketika melakukan financial check up.

Hal ini dilakukan untuk melihat kondisi keuanganmu secara keseluruhan. Biasanya, hal ini bisa dinilai dari cash flow yang kamu miliki, apakah positif atau negatif.

Apabila cash flow negatif, kamu harus lebih memperhatikan pengeluaran dan mencoba menambah pemasukan.

3. Memudahkan Persiapan Menabung untuk Masa Depan

Berkaitan dengan manfaat sebelumnya, jika sudah mengetahui kondisi keuangan secara pasti, kamu bisa mulai mempersiapkan tabungan masa depan.

Misalnya, bila kondisi keuanganmu sudah stabil, mulai sisihkan budget untuk menabung keperluan di masa depan, seperti dana pendidikan anak atau yang lainnya.

4. Pengambilan Keputusan Keuangan Lebih Mudah

Manfaat selanjutnya dari financial check up adalah dapat membantumu untuk mengambil keputusan keuangan.

Contohnya, jika ingin membeli mobil, kamu bisa melihat kondisi kesehatan keuanganmu sebelum memutuskan untuk melakukannya.

Jika ternyata kondisi finansialmu sehat dan masih ada budget, kamu bisa memutuskan untuk membeli mobil dalam waktu dekat.

Namun, apabila sebaliknya, lebih baik tunda keinginanmu, dan perbaiki kondisi keuanganmu terlebih dahulu.

Tips Melakukan Financial Check-Up

Seperti yang telah dijelaskan di awal, memeriksa kesehatan finansial bisa dilakukan secara mandiri di rumah.

Namun, mungkin kamu masih bingung dengan bagaimana cara melakukannya. Sehubungan dengan itu, berikut beberapa cara melakukan financial check up:

1. Evaluasi Pendapatan dan Pengeluaran

Mulailah dengan mencatat seluruh pendapatan dan pengeluaran Anda. Gunakan aplikasi keuangan atau catatan manual untuk melacak aliran uang. Pastikan bahwa pengeluaran tidak melebihi pendapatan dan periksa area di mana Anda mungkin bisa berhemat.

Tip: Buat anggaran bulanan untuk memudahkan alokasi dana ke berbagai kebutuhan dan mengontrol pengeluaran berlebih.

2. Tinjau Kewajiban dan Utang yang Dimiliki

Periksa jumlah utang yang Anda miliki, baik itu kartu kredit, pinjaman pribadi, atau cicilan lain. Bandingkan dengan pendapatan bulanan untuk memastikan bahwa utang tidak membebani keuangan. Jika rasio utang terlalu tinggi, segera rencanakan strategi pelunasan.

Tip: Idealnya, rasio utang terhadap pendapatan tidak lebih dari 30%. Jika lebih, prioritas utama adalah mengurangi utang agar tidak membebani keuangan.

3. Periksa Dana Darurat

Dana darurat sangat penting sebagai perlindungan terhadap kejadian tak terduga, seperti kehilangan pekerjaan atau biaya medis mendesak. Pastikan Anda memiliki dana darurat setidaknya setara 3-6 bulan pengeluaran bulanan.

Tip: Jika dana darurat belum mencukupi, alokasikan sebagian pendapatan bulanan untuk menambahnya.

4. Evaluasi Tabungan dan Investasi

Tinjau portofolio tabungan dan investasi Anda. Pastikan alokasi dana seimbang antara tabungan untuk kebutuhan jangka pendek dan investasi untuk jangka panjang. Jika investasi tidak memberikan hasil sesuai harapan, pertimbangkan untuk menyesuaikan portofolio.

Tip: Diversifikasikan investasi Anda untuk mengurangi risiko dan pertimbangkan instrumen yang sesuai dengan profil risiko Anda.

5. Tinjau Asuransi yang Dimiliki

Periksa perlindungan asuransi, baik itu asuransi kesehatan, asuransi jiwa, atau asuransi kendaraan. Pastikan bahwa Anda memiliki cakupan yang memadai untuk mengurangi risiko finansial jika terjadi hal tak terduga.

Tip: Jika asuransi yang dimiliki tidak mencakup kebutuhan penting, pertimbangkan untuk menambah atau meningkatkan polis.

6. Periksa Tujuan Keuangan

Tinjau kembali tujuan keuangan Anda, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Apakah Anda masih berada di jalur yang tepat untuk mencapainya? Pastikan untuk mengevaluasi apakah langkah-langkah keuangan yang Anda lakukan telah mendukung pencapaian tujuan tersebut.

Tip: Buatlah rencana yang spesifik dan terukur untuk setiap tujuan, misalnya dana pendidikan, dana pensiun, atau pembelian aset.

7. Hitung Rasio Kesehatan Keuangan

Menghitung beberapa rasio keuangan dapat membantu Anda mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai kesehatan finansial. Beberapa rasio yang penting untuk diperiksa meliputi:

  • Rasio Tabungan terhadap Pendapatan: Idealnya, setidaknya 10-20% dari pendapatan disisihkan untuk tabungan dan investasi.

  • Rasio Beban Utang: Rasio ini mengukur seberapa besar beban utang Anda dalam kaitannya dengan pendapatan.

  • Rasio Likuiditas: Mengukur kemampuan Anda untuk menutupi pengeluaran darurat dengan aset lancar.

Tip: Periksa rasio ini secara berkala untuk memastikan Anda tetap berada dalam zona aman.

Itu dia uraian mengenai pengertian financial check up beserta manfaat dan cara melakukannya.

Untuk memantau kondisi kesehatan keuangan secara rutin, jangan lupa selalu lakukan financial check up, ya.

Seperti yang telah dijelaskan, caranya mudah, kamu bisa melakukan langkah-langkah mulai dari mengatur budget hingga menyiapkan dana darurat.

Nah, salah satu langkah mempersiapkan dana darurat adalah melalui produk deposito yang lebih rendah risiko, seperti DepositoBPR by Komunal.

Tak perlu khawatir salah membuat keputusan, karena seluruh bank yang terdaftar di aplikasi DepositoBPR by Komunal telah dijamin oleh LPS dan diawasi OJK. Jadi, danamu tentu akan #LebihAman.

Di samping itu, DepositoBPR by Komunal juga memiliki fitur unggulan berupa E-deposito yang #BeneranPraktis dan memudahkan proses pendanaan deposito.

Cara registrasinya pun mudah, kamu hanya perlu melakukannya satu kali registrasi secara online, sehingga hemat waktu dan tenaga.

Tunggu apalagi? Yuk segera simpan danamu di DepositoBPR by Komunal sekarang, dan rasakan sensasi #SimpananRasaInvestasi!

Bagikan

Sebelumnya

Sebelumnya

Selanjutnya

Selanjutnya

Bagikan

DepositoBPR by Komunal

Simpanan Rasa Investasi

Yuk Nabung!

Office

Head Office

GoWork Sampoerna Strategic

Square, North Tower 12th floor,

Jl. Jend. Sudirman No Kav.45, Karet Semanggi, Setiabudi, Jakarta Selatan, 12930

Branch Office

Voza Premium Office

Lantai 20 (Jalan Mayjen HR. Muhammad nomor 31), Sukomanunggal, Putat Gede, RT/RW 002/002, Surabaya,

Jawa Timur, 60189

Customer Service

Follow Us on

Terdaftar dan diawasi OJK

No. S-576/IK.01/2024

Terdaftar di

Telah Tersertifikasi

Terdaftar dan diawasi OJK No. S-576/IK.01/2024

Deposito melalui DepositoBPR by Komunal telah dijamin oleh LPS

Powered by

Office

Head Office

GoWork Sampoerna Strategic

Square, North Tower 12th floor,

Jl. Jend. Sudirman No Kav.45, Karet Semanggi, Setiabudi, Jakarta Selatan, 12930

Branch Office

Voza Premium Office

Lantai 20 (Jalan Mayjen HR. Muhammad nomor 31), Sukomanunggal, Putat Gede, RT/RW 002/002, Surabaya,

Jawa Timur, 60189

Customer Service

Follow Us On

Terdaftar dan diawasi oleh OJK

No. S-576/IK.01/2024

Terdaftar Di

Telah Tersertifikasi

Powered by

Terdaftar dan diawasi OJK No. S-576/IK.01/2024

Deposito melalui DepositoBPR by Komunal telah dijamin oleh LPS

Office

Head Office

GoWork Sampoerna Strategic

Square, North Tower 12th floor,

Jl. Jend. Sudirman No Kav.45, Karet Semanggi, Setiabudi, Jakarta Selatan, 12930

Branch Office

Voza Premium Office

Lantai 20 (Jalan Mayjen HR. Muhammad nomor 31), Sukomanunggal, Putat Gede, RT/RW 002/002, Surabaya,

Jawa Timur, 60189

Customer Service

Follow Us on

Terdaftar dan diawasi OJK

No. S-576/IK.01/2024

Terdaftar di

Telah Tersertifikasi

Powered by

Terdaftar dan diawasi OJK No. S-576/IK.01/2024

Deposito melalui DepositoBPR by Komunal telah dijamin oleh LPS

DepositoBPR by Komunal

Simpanan Rasa Investasi

Yuk Nabung

Bagikan