Blog

SBN vs Deposito BPR vs RDPU: Mana yang Cocok untuk Kamu?

ditulis oleh

Eko Purnomo

Punya dana menganggur dan bingung mau ditempatkan di mana? Tiga instrumen ini paling sering jadi pilihan masyarakat Indonesia untuk investasi berisiko rendah: Surat Berharga Negara (SBN) Ritel, Deposito BPR, dan Reksa Dana Pasar Uang (RDPU).

Ketiganya sama-sama relatif aman dan produk ini juga dapat diakses dari smartphone. Tapi karakteristiknya sangat berbeda terutama soal imbal hasil, kecepatan pencairan, dan siapa yang menjamin dana.


Perbandingan Umum

Aspek

SBN Ritel

Deposito BPR

RDPU

Imbal hasil (2026)

Rata-rata kupon ~6,1% p.a.

Hingga 6,25% p.a. (batas penjaminan LPS per Juli 2026)

Rata-rata ~4,51% p.a.; terbaik 5,27–5,69%

Sifat imbal hasil

Fixed (ORI/SR) atau floating with floor (SBR/ST)

Fixed, terkunci sejak awal penempatan

Fluktuatif, mengikuti kinerja portofolio

Pajak

10% final atas kupon

20% final atas bunga

Tidak ada pajak (sudah nett di NAB)

Penjamin

Pemerintah RI (dijamin UU, 100%)

LPS hingga Rp2 miliar per nasabah per bank

Tidak ada penjaminan; diawasi OJK

Minimum investasi

Rp1 juta

Mulai Rp1 juta (via platform)

Mulai Rp10 ribu

Maksimum

Rp5–10 miliar per seri

Tidak dibatasi (penjaminan max Rp2M/bank)

Tidak dibatasi

Tenor

2–6 tahun

1, 3, 6, 12 bulan (fleksibel)

Tanpa tenor, bebas kapan saja

Kecepatan pencairan

Sesuai jatuh tempo; ORI/SR bisa dijual di pasar sekunder; SBR/ST ada early redemption terbatas

Sesuai jatuh tempo; pencairan dipercepat dikenakan penalti

T+1 hingga T+2 hari kerja

Risiko nilai pokok

Bisa turun jika dijual sebelum jatuh tempo (ORI/SR)

Pokok tetap utuh

NAB bisa turun, meski jarang

Waktu pembelian

Terbatas pada masa penawaran

Kapan saja

Kapan saja


1. SBN Ritel: Dijamin Negara, tapi waktunya terbatas

SBN Ritel adalah surat utang yang diterbitkan pemerintah untuk membiayai APBN. Ketika kamu membeli SBN, kamu secara harfiah meminjamkan uang kepada negara dan negara membayar kupon setiap bulan sesuai dengan bunga yang sudah dijanjikan di dalam surat berharga tersebut.

SBN Ritel sendiri dijamin oleh undang-undang sehingga risiko gagal bayarnya sangat kecil sekali, menawarkan imbal hasil berupa kupon bulanan, dan memiliki minimal pembelian terjangkau mulai Rp1 juta.

Secara umum ada empat jenis utama:

Jenis

Sifat Kupon

Bisa Dijual?

Karakter

ORI (Obligasi Ritel Indonesia)

Tetap (fixed)

Ya, di pasar sekunder setelah holding period

Cocok untuk yang ingin fleksibilitas jual

SR (Sukuk Ritel)

Tetap (fixed), syariah

Ya, di pasar sekunder

Versi syariah dari ORI

SBR (Savings Bond Ritel)

Mengambang dengan batas bawah

Tidak, tapi ada early redemption

Kupon naik saat BI Rate naik

ST (Sukuk Tabungan)

Mengambang dengan batas bawah, syariah

Tidak, tapi ada early redemption

Versi syariah dari SBR

Kelemahan terbesar dari SBN ini kamu hanya bisa membeli saat masa penawaran. Pemerintah menerbitkan sekitar 6–7 seri per tahun dengan periode penawaran terbatas. Kalau kamu punya dana di luar periode itu, harus menunggu periode penawaran selanjutnya.


2. Deposito BPR: Kepastian Imbal Hasil Tertinggi

Deposito BPR menawarkan imbal hasil tertinggi di antara ketiganya. Berdasarkan hasil rapat dewan komisioner pada 25 Juni 2026, LPS menetapkan tingkat bunga penjaminan rupiah di BPR sebesar 6,25 persen untuk periode 1 Juli 2026. Angka ini adalah batas atas bunga yang masih dijamin LPS, dan banyak BPR menawarkan bunga mendekati level tersebut.

Bandingkan dengan bank umum yang batas penjaminannya hanya 3,50%. Selisih hampir 3 poin persentase ini signifikan: pada penempatan Rp100 juta selama setahun, perbedaannya bisa mencapai Rp2,75 juta.

Keunggulan utamanya adalah kepastian. Bunga terkunci sejak hari pertama. Tidak peduli BI Rate naik atau turun, tidak peduli pasar bergejolak, kamu tahu persis berapa yang akan diterima saat jatuh tempo. Pokok pun kembali utuh, tanpa risiko penurunan nilai. Kelemahannya yaitu dana terkunci selama tenor. Pencairan sebelum jatuh tempo umumnya dikenakan penalti atau kehilangan bunga.


3. RDPU: Paling Likuid dan Bebas Pajak

RDPU adalah reksa dana yang 100% dialokasikan ke instrumen pasar uang: deposito berjangka dan obligasi dengan jatuh tempo di bawah satu tahun. Dana kamu dikelola oleh manajer investasi profesional. Dari data 48 produk RDPU di Bareksa per Mei 2026, return 1 tahun berkisar antara 2,77% hingga 5,69% dengan rata-rata 4,51%. Produk dengan skor Barometer 4 ke atas umumnya berada di kisaran 4,58–5,69%.

Keunggulan utamanya adalah likuiditas. Dana dapat dicairkan kapan saja, biasanya cair dalam T+1 hingga T+2 hari kerja. Tidak ada tenor, tidak ada penalti dan juga RDPU tidak dikenakan pajak bunga 20% karena pajaknya sudah diperhitungkan di level reksa dana. Kenaikan BI Rate biasanya mendorong imbal hasil instrumen pasar uang dan RDPU yang mengandung instrumen Deposito dan SBI akan langsung merasakan nilai imbal balik yang bertambah.

Kelemahannya: tidak ada penjaminan. RDPU memang diawasi oleh OJK, tetapi tidak dijamin LPS maupun pemerintah. Imbal hasilnya juga tidak pasti.


Kelebihan dan Kekurangan


Instrumen

Kelebihan

Kekurangan

SBN Ritel

• Dijamin langsung oleh negara, risiko gagal bayar hampir nol
• Pajak hanya 10%, lebih rendah dari deposito
• Kupon dibayar bulanan sebagai passive income
• Tersedia opsi syariah (SR, ST)
• ORI/SR bisa dijual di pasar sekunder

• Hanya bisa dibeli saat masa penawaran (6–7 kali setahun)
• Tenor panjang, 2–6 tahun
• Nilai pokok bisa turun jika dijual sebelum jatuh tempo
• Early redemption SBR/ST terbatas kuota dan waktu
• Perlu registrasi SID dan SRE terlebih dahulu

Deposito BPR

• Imbal hasil tertinggi, hingga 6,25% p.a.
• Bunga terkunci, kepastian penuh
• Pokok tidak pernah turun nilainya
• Dijamin LPS hingga Rp2 miliar per bank
• Bisa dibuka kapan saja, tenor fleksibel
• Diversifikasi mudah lewat satu platform

• Pajak bunga 20%, tertinggi di antara ketiganya
• Dana terkunci selama tenor
• Pencairan dipercepat kena penalti
• Penjaminan dibatasi Rp2 miliar per bank
• Perlu memilih BPR yang sehat

RDPU

• Paling likuid, cair T+1 sampai T+2
• Tidak ada pajak, return sudah nett
• Minimum sangat terjangkau, mulai Rp10 ribu
• Dikelola manajer investasi profesional
• Tidak ada tenor atau penalti
• Bisa dibeli kapan saja

• Tidak dijamin LPS maupun pemerintah
• Imbal hasil tidak pasti, bisa berubah
• Rata-rata return terendah (~4,51%)
• Ada biaya pengelolaan yang mengurangi return
• NAB berpotensi turun meski jarang


Simulasi: Rp100 Juta Selama 1 Tahun

Berikut gambaran kasar imbal hasil bersih dari penempatan Rp100 juta selama satu tahun:

Instrumen

Imbal Hasil Kotor

Pajak

Imbal Hasil Bersih

Estimasi Diterima

SBN Ritel (kupon 6,1%)

Rp6.100.000

10% = Rp610.000

Rp5.490.000

Rp105.490.000

Deposito BPR (bunga 6,25%)

Rp6.250.000

20% = Rp1.250.000

Rp5.000.000

Rp105.000.000

RDPU (return 4,5%)

Rp5.000.000

Tidak ada

Rp4.500.000

Rp105.000.000

Catatan penting: simulasi ini menggunakan asumsi imbal hasil dan belum memperhitungkan biaya pengelolaan RDPU. Angka aktual dapat berbeda. Yang perlu diperhatikan bukan hanya nominal akhir, melainkan kepastian dari angka tersebut deposito memberikan angka pasti, SBN cukup pasti, sementara RDPU adalah estimasi.


Mana yang Cocok untuk Kebutuhanmu?

Kebutuhan

Rekomendasi

Alasan

Dana darurat

RDPU

Bisa dicairkan kapan saja dalam 1–2 hari kerja tanpa penalti

Dana yang pasti tidak dipakai 6–12 bulan

Deposito BPR

Imbal hasil tertinggi dengan kepastian penuh dan jaminan LPS

Passive income bulanan

SBN Ritel

Kupon dibayarkan setiap bulan ke rekening

Dana besar di atas Rp2 miliar

SBN Ritel atau Deposito BPR (diversifikasi)

SBN dijamin 100% tanpa batas; deposito perlu disebar ke beberapa bank

Baru mulai investasi, modal kecil

RDPU

Minimum Rp10 ribu, tanpa komitmen tenor

Ingin instrumen syariah

SR/ST atau Deposito BPRS

Tersedia opsi sesuai prinsip syariah di kedua instrumen

Prioritas keamanan maksimal

SBN Ritel atau Deposito BPR

Dijamin langsung oleh negara tanpa batas nominal.


Dijamin oleh LPS sesuai dengan ketentuan berlaku.


Ketiga instrumen ini tidak harus dipilih salah satu. Justru pendekatan yang paling masuk akal adalah mengombinasikannya sesuai kebutuhan likuiditas dan target imbal hasil.

Contoh alokasi sederhana untuk dana Rp300 juta:

Alokasi

Instrumen

Tujuan

Rp50 juta (17%)

RDPU

Dana darurat, siap dicairkan kapan saja

Rp150 juta (50%)

Deposito BPR — disebar ke 2–3 BPR

Imbal hasil optimal dengan kepastian dan jaminan LPS

Rp100 juta (33%)

SBN Ritel

Passive income bulanan dan diversifikasi ke instrumen negara

Dengan kombinasi seperti ini, kamu mendapatkan likuiditas dari RDPU, imbal hasil tertinggi dari deposito BPR, dan keamanan maksimal dari SBN, tanpa harus mengorbankan salah satunya.

Satu hal yang membedakan deposito BPR dari dua instrumen lainnya: kualitas bank penerbit sangat menentukan. SBN diterbitkan oleh satu entitas (pemerintah), RDPU dikelola oleh manajer investasi yang diawasi OJK. Sementara deposito BPR ditawarkan oleh lebih dari 1.400 BPR dengan kondisi keuangan yang bervariasi.

Di sinilah platform seperti DepositoBPR by Komunal, marketplace deposito BPR yang tercatat di OJK sebagai Penyelenggara Agregasi Jasa Keuangan (No. S-576/IK.01/2024) menjalankan fungsi kurasi. BPR mitra disaring berdasarkan rasio permodalan (CAR), kualitas kredit (NPL), efisiensi operasional (BOPO), likuiditas, dan profitabilitas sebelum produknya ditawarkan.

Platform ini juga memudahkan diversifikasi: dari satu akun, kamu bisa menempatkan deposito di beberapa BPR sekaligus untuk memaksimalkan cakupan penjaminan LPS yang berlaku per nasabah per bank. Selain itu di DepositoBPR by Komunal memiliki promo-promo yang menarik untuk meningkatkan imbal hasil yang memberikan keuntungan yang lebih.


Tidak ada instrumen yang secara absolut lebih baik dari yang lain. SBN unggul dalam keamanan dan efisiensi pajak. Deposito BPR unggul dalam imbal hasil dan kepastian. RDPU unggul dalam likuiditas dan aksesibilitas. Yang menentukan pilihan terbaik adalah kapan kamu membutuhkan dananya, seberapa besar toleransimu terhadap ketidakpastian, dan seberapa penting jaminan bagi ketenanganmu.


Disclaimer: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi investasi. Data imbal hasil bersifat historis dan dapat berubah; kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja masa depan. Seluruh produk deposito di DepositoBPR by Komunal dijamin oleh LPS sesuai ketentuan yang berlaku.


Apakah artikel ini membantu kamu memahami topik ini?

Masukan kamu sangat berarti untuk kami membuat konten yang lebih baik.

Jawaban kamu bersifat anonim dan hanya digunakan untuk peningkatan kualitas konten.

Bagikan

Bagikan

DepositoBPR by Komunal

Simpanan Rasa Investasi

Download

Kantor

Kantor Utama

GoWork Sampoerna Strategic

Square, North Tower 12th floor,

Jl. Jend. Sudirman No Kav.45, Karet Semanggi, Setiabudi, Jakarta Selatan, 12930

Kantor Cabang

Ciputra World Office 30th floor, Jl. Mayjen Sungkono Kav. 89, Gunung Sari, Dukuh Pakis, RT/RW 002/002, Surabaya, Jawa Timur, 60224

Layanan Pelanggan

No. Kantor Cabang

+62 31-3000-3303

Ikuti Kami di

Terdaftar dan diawasi OJK

No. S-576/IK.01/2024

Terdaftar di

Logo Kominfo
Logo Fintech Indonesia

Telah Tersertifikasi

Logo ISO 27001

Terdaftar dan diawasi OJK No. S-576/IK.01/2024

Deposito melalui DepositoBPR by Komunal telah dijamin oleh LPS

© 2026 PT. Komunal Sejahtera Indonesia

Kantor

Kantor Utama

GoWork Sampoerna Strategic

Square, North Tower 12th floor,

Jl. Jend. Sudirman No Kav.45, Karet Semanggi, Setiabudi, Jakarta Selatan, 12930

Kantor Cabang

Ciputra World Office 30th floor, Jl. Mayjen Sungkono Kav. 89, Gunung Sari, Dukuh Pakis, RT/RW 002/002, Surabaya, Jawa Timur, 60224

Layanan Pelanggan

No. Kantor Cabang

+62 31-3000-3303

Ikuti Kami di

Terdaftar dan diawasi oleh OJK

No. S-576/IK.01/2024

Terdaftar Di

Logo Kominfo
Logo Fintech Indonesia

Telah Tersertifikasi

Logo ISO 27001

PT. Komunal Sejahtera Indonesia
Terdaftar dan diawasi OJK No. S-576/IK.01/2024

Deposito melalui DepositoBPR by Komunal telah dijamin oleh LPS

© 2026 PT. Komunal Sejahtera Indonesia

Kantor

Kantor Utama

GoWork Sampoerna Strategic

Square, North Tower 12th floor,

Jl. Jend. Sudirman No Kav.45, Karet Semanggi, Setiabudi, Jakarta Selatan, 12930

Branch Office

Ciputra World Office 30th floor, Jl. Mayjen Sungkono Kav. 89, Gunung Sari, Dukuh Pakis, RT/RW 002/002, Surabaya, Jawa Timur, 60224

Layanan Pelanggan

No. Kantor Cabang

+62 31-3000-3303

Ikuti Kami di

Terdaftar dan diawasi OJK

No. S-576/IK.01/2024

Terdaftar di

Logo Kominfo
Logo Fintech Indonesia

Telah Tersertifikasi

Logo ISO 27001

PT. Komunal Sejahtera Indonesia
Terdaftar dan diawasi OJK No. S-576/IK.01/2024

Deposito melalui DepositoBPR by Komunal telah dijamin oleh LPS

© 2026 PT. Komunal Sejahtera Indonesia

DepositoBPR by Komunal

Simpanan Rasa Investasi

Download

Bagikan

Logo DepositoBPR by Komunal