blog
Pengertian Deposito Dan 3 Jenisnya
Komunal Indonesia
25 Mei 2022
Pengertian Deposito Dan 3 Jenisnya

Mengelola keuangan memang bukanlah hal yang mudah karena membutuhkan banyak pertimbangan sekaligus perencanaan yang matang. Selain menggunakan dana sesuai dengan kebutuhan saat ini, dan perencanaan kedepannya, Anda juga perlu melindungi dana yang dimiliki dari efek inflasi yang umumnya terjadi setiap tahunnya. Banyak orang memanfaatkan instrumen investasi salah satunya deposito itu menyimpan uang. Sebenarnya apa pengertian deposito dan keuntungan yang dimilikinya.



Sebelum membahas lebih lanjut mengenai pengertian deposito, Anda perlu asdmengetahui bahwa dengan mengelola keuangan Anda dengan baik bertujuan agar nantinya dana yang Anda miliki tidak hanya disimpan untuk kebutuhan di masa depan tetapi dapat terlindung dari inflasi yang dapat terjadi setiap tahunnya. Tentu Anda tidak ingin dana yang Anda miliki habis begitu saja atau berkurang nilainya.



Oleh sebab itu, untuk menghindari hal-hal buruk yang mungkin terjadi Anda perlu memanfaatkan berbagai cara yang Ada selain menabung, karena mengandalkan tabungan saja belum cukup untuk melindungi uang yang Anda miliki dari adanya inflasi, hal tersebut dikarenakan nilai suku bunga yang dihasilkalkan melalui tabungan biasa belum cukup untuk melindungi dan Anda dari nilai inflasi yang akan dihadapi.



Ada banyak sekali cara yang dapat Anda manfaatkan untuk mengatasi efek dari inflasi tersebut. Salah satunya tentu dengan menginvestasikan uang Anda saat ini ke dalam berbagai instrumen investasi yang banyak ditawarkan oleh pihak perbankan. Salah satunya adalah deposito yang merupakan salah satu instrumen investasi yang paling banyak diminati oleh banyak orang karena memiliki berbagai kelebihan yang ditawarkan dibandingkan dengan keuntungan yang ditawarkan oleh tabungan biasa. Sebagian orang mungkin sudah mengenal apa itu deposito, dan sebagiannya lagi mungkin belum mengetahui pengertian deposito hingga seluk beluknya.



Kelebihan yang ditawarkan dari deposito tentunya suku bunga yang ditawarkan relatif tinggi membuatnya banyak diminati banyak orang, selain itu minimnya risiko yang dimiliki dibandingkan dengan produk investasi lainnya seperti halnya saham. Namun, sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan instrumen investasi yang satu ini, Anda perlu mengetahui dan memahami terlebih dahulu seluruh informasi mengenai deposito mulai dari pengertian deposito, jenis-jenisnya dan cara memilihnya.



Pengertian Deposito


Secara sederhana pengertian deposito dapat diartikan sebagai produk yang digunakan untuk menyimpan uang yang ditawarkan oleh bank yang memiliki sistem penyetoran yang dilakukan di awal serta mempunyai ketentuan pencairan yang hanya dapat dilakukan sesuai dengan ketentuan penarikan yang telah ditetapkan yakni hanya dapat dilakukan pada saat jatuh tempo sesuai dengan jangka waktu yang telah dipilih oleh nasabah pada saat pembukaan rekening.




Jangka Waktu Deposito


Setelah mengetahui pengertian deposito, seperti yang diketahui sebelumnya dimana nasabah hanya dapat mencairkan uangnya pada waktu-waktu tertentu. Hal tersebut dikarenakan deposito menawarkan berbagai macam pilihan jangka waktu simpanan yang merupakan waktu dimana uang Anda akan disimpan di bank.



Anda dapat memilih jangka waktu sesuai yang Anda butuhkan, Idealnya bank akan menawarkan jangka waktu mulai dari jangka 1, 3, 6, 12 hingga 24 bulan. Setelah memilih jangka waktu yang sesuai dengan Anda, maka uang yang Anda simpan dalam deposito akan disimpan selama jangka waktu tersebut dan dapat dicairkan saat waktu tersebut telah berakhir.



Setelah uang Anda yang telah disimpan sudah mencapai jatuh tempo atau masa jangka waktu telah selesai, Anda akan mendapatkan keseluruhan uang yang telah Anda simpan beserta keuntungan yang didapatkan dari bunga deposito yang telah disepakati di awal.



Apabila Anda tidak ingin mengambil uang yang telah Anda depositokan tersebut dan memilih untuk tetap menyimpannya Anda dapat melanjutkan program deposito tersebut dimana pada saat ini di beberapa bank yang mempunyai produk penyimpanan deposito mempunyai sistem perpanjangan otomatis atau yang dikenal dengan Automatic Roll Over (ARO).



Dengan adanya sistem Automatic Roll Over (ARO) tersebut, saat deposito Anda sudah jatuh tempo, maka dana yang Anda simpan dalam deposito akan diperpanjang berdasarkan jangka waktu berikutnya. Perpanjangan tersebut akan terus berlanjut secara otomatis hingga Anda mencairkan deposito tersebut. Dengan begitu, dana yang Anda simpan dalam deposito akan terus terakumulasi secara otomatis dengan sistem sistem Automatic Roll Over (ARO). Inilah yang menjadikan deposito begitu populer di kalangan masyarakat.



Jenis-Jenis Deposito


Setelah mengetahui pengertian deposito, Anda juga harus mengetahui jenis-jenis deposito dimana produk investasi yang satu ini terbagi menjadi tiga bagian. Ada tiga jenis deposito yang perlu Anda tahu yakni deposito berjangka, sertifikat deposito, dan yang terakhir adalah deposito on call. Dimana ketiga jenis deposito ini tentunya memiliki karakteristik masing-masing yang berbeda.



Deposito Berjangka


Pengertian deposito berjangka secara sederhana adalah jenis deposito yang memiliki jangka waktu tertentu dimana pencairan deposito jenis berjangka ini hanya dapat dilakukan berdasarkan dengan jangka waktu yang telah dipilih saat awal pembukaan rekening. Umumnya deposito berjangka memiliki jangka waktu mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan hingga 24 bulan.



Deposito berjangka umumnya diterbitkan menggunakan nama perorangan maupun lembaga. Dimana, nama yang tercantum pada bilyet merupakan pemilik deposito yang dapat mencairkan dana deposito yang telah disimpan. Pencairan sendiri dapat dilakukan secara langsung atau melalui kredit yang akan dikirimkan secara langsung ke rekening yang telah ditentukan oleh nasabah. Jumlah nominal akhir yang dikirimkan tentunya setelah sudah dipotong dengan sejumlah pajak yang harus ditanggung oleh nasabah.



Sertifikat Deposito


Tak berbeda jauh dengan deposito pada umumnya, pengertian deposito sertifikat adalah deposito yang memiliki sertifikat dimana sertifikat tersebut tidak mencantumkan nama pemilik sehingga dapat dengan mudah dipindahtangankan atau diperjualbelikan. Sama seperti deposito berjangka, deposito yang satu ini juga memiliki jangka waktu penyimpanan uang. Yang berbeda, dalam pencairan bunga deposito jenis sertifikat ini dapat dilakukan di awal.



Deposito On Call


Berbeda dengan kedua jenis deposito diatas, pengertian deposito on call adalah deposito yang memiliki jangka waktu yang sangat singkat yakni minimal 7 hari atau setidaknya kurang dari 1 bulan. Meskipun singkat, minimum setoran awal yang diterapkan oleh deposito ini tergolong besar. Umumnya Anda harus menyetorkan uang sebesar 50 juta hingga 100 juta tergantung berdasarkan ketetapan pada setiap bank. Dengan setoran minimum yang sangat tinggi ditambah jangka waktu yang sangat singkat, nilai suku bunga yang akan didapatkan dapat dihitung berdasarkan negosiasi antara nasabah dengan pihak bank.



Itu dia penjelasan seputar pengertian deposito beserta jenis-jenis yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan untuk menyimpan uang Anda ke dalam deposito. Deposito menjadi salah satu cara untuk menyimpan uang dan melindungi aset yang Anda miliki.


Mulai depositokan uang Anda sekarang juga untuk mencapai kesuksesan finansial di masa mendatang. Komunal hadir sebagai salah satu lembaga keuangan yang akan membantu Anda untuk mencapai kesuksesan finansial tersebut dengan menawarkan suku bunga hingga 6% dan menjamin uang yang Anda investasikan aman karena diawasi langsung oleh OJK. Kunjungi website kami sekarang juga yaaaaa di



Unknown block type "youtube", please specify a serializer for it in the `serializers.types` prop



share

Bagikan