Blog
Deposito 10 Juta Dapat Bunga Berapa? Ini Cara Menghitungnya!
DepositoBPR by Komunal
7 Feb 2026
Ingin tahu deposito 10 juta dapat bunga berapa? Sebelum menerapkan simulasi hitungnya, kamu harus menentukan layanan deposito dari bank pilihanmu.
Deposito sendiri adalah simpanan dalam mata uang rupiah atau mata uang asing yang dapat dicairkan pada periode waktu dan berdasarkan syarat-syarat tertentu.
Adapun deposito 10 juta tentunya memiliki bunga yang berbeda dengan deposito 50 juta. Lantas, deposito 10 juta dapat uang berapa? Mari simak informasinya di bawah ini.
Berapakah Bunga Deposito Bank?
Sebelum mengetahui berapa bunga yang didapat dari deposito 10 juta, sebaiknya kamu perlu tahu besaran bunga yang ditetapkan oleh bank-bank yang ada di Indonesia.
Perlu diketahui bahwa besaran bunga deposito mengacu pada ketetapan yang dibuat oleh Lembaga Penjamin SImpanan (LPS).
Berikut adalah pembagian besaran bunga deposito yang ditetapkan oleh LPS:
Bank Perkreditan Rakyat (BPR) menawarkan layanan deposito dengan suku bunga per tahun sebesar 6,5 %. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua BPR memberikan suku bunga yang sama.
Bank umum menawarkan suku bunga per tahun sebesar 4% yang cocok untuk investasi high return, low risk.
Bank digital menawarkan suku bunga per tahun mulai dari 4% hingga 7%. Adapun LPS tidak dapat menjamin simpanan dengan bunga di atas 4% karena sudah melanggar ketentuan peminjaman yang ditetapkan, yaitu 4%.
Cara Menghitung Bunga Deposito 10 Juta
Masih penasaran deposito 10 juta dapat bunga berapa? Cara menghitungnya dapat dilakukan dengan menggunakan rumus bunga deposito berikut:
Bunga Deposito = Setoran Investasi x (Suku Bunga / 12) x Masa Tenor
Total Pajak Deposito = Bunga Deposito x Nilai Pajak
Total Bunga Deposito= Bunga Deposito - Total Pajak Deposito
Deposito 10 Juta Dapat Bunga Berapa? Begini Simulasi Hitungnya
Menghitung bunga deposito dapat dilakukan dengan rumus yang cukup sederhana di atas. Nah, kalau deposito 10 juta dapat bunga berapa? Berikut adalah simulasinya:
1. Bunga Deposito 10 Juta Tenor 1 Bulan
Kira-kira deposito 10 juta dapat bunga berapa dalam masa tenor 1 bulan? Besar keuntungan balik yang didapat bisa dihitung dengan rumus hitungan di atas.
Misalnya, kamu ingin menyetorkan uang untuk deposito sebesar Rp10.000.000 di Bank BPR dengan masa tenor 1 bulan.
Adapun suku bunga per tahun yang ditawarkan oleh Bank BPR adalah sebesar 6,75%. Di samping itu, pajak yang dibebankan adalah sebesar 20%.
Berikut adalah cara menghitung bunga dari deposito 10 juta tersebut:
Bunga Deposito = Setoran Investasi x (Suku Bunga / 12) x Masa Tenor
Bunga Deposito = Rp10.000.000 x (6,75% /12) x 1
Bunga Deposito = Rp56.250
Total Pajak Deposito = Bunga Deposito x Nilai Pajak
Total Pajak = Rp56.250 x 20%
Total Pajak = Rp11.250
Total Bunga Deposito = Bunga Deposito - Total Pajak Deposito
Total Bunga Deposito Akhir = Rp56.250 - Rp11.250
Total Bunga Deposito Akhir = Rp45.000
Jadi, deposito 10 juta dapat bunga berapa dalam masa tenor 1 bulan di BPR? Bunga deposito yang bisa kamu dapatkan adalah sebesar Rp45.000.
2. Bunga Deposito 10 Juta Tenor 3 Bulan
Lanjut pada kasus berikutnya. Kamu ingin menyetorkan uang sebesar Rp10.000.000 untuk deposito selama masa tenor 3 bulan dengan suku bunga per tahun sebesar 6,75% dan pajak sebesar 20%.
Kira-kira deposito 10 juta dapat bunga berapa selama masa tenor 3 bulan, ya? Berikut adalah simulasi menghitungnya:
Bunga Deposito = Setoran Investasi x (Suku Bunga / 12) x Masa Tenor
Bunga Deposito = Rp10.000.000 x (6,75% / 12) x 3
Bunga Deposito = Rp168.750
Total Pajak Deposito = Bunga Deposito x Nilai Pajak
Total Pajak = Rp168.750 x 20%
Total Pajak = Rp33.750
Total Bunga Deposito = Bunga Deposito - Total Pajak Deposito
Total Bunga Deposito Akhir = Rp168.750 - Rp33.750
Total Bunga Deposito Akhir = Rp135.000
Jadi, bunga deposito akhir yang didapat selama masa tenor 3 bulan adalah sebesar Rp135.000.
3. Bunga Deposito 10 Juta Tenor 6 Bulan
Masih ingin tahu deposito 10 juta dapat bunga berapa dengan masa tenor lebih lama? Ketentuannya masih sama, yaitu dengan suku bunga per tahun sebesar 6,75% dan pajak sebesar 20%.
Jika setoran deposito sebesar Rp10.000.000 dengan masa tenor 6 bulan, maka berikut hitungan bunga deposito akhir yang didapatkan:
Bunga Deposito = Setoran Investasi x (Suku Bunga / 12) x Masa Tenor
Bunga Deposito = Rp10.000.000 x (6,75% / 12) x 6
Bunga Deposito = Rp337.500
Total Pajak Deposito = Bunga Deposito x Nilai Pajak
Total Pajak = Rp337.500 x 20%
Total Pajak = Rp67.500
Total Bunga Deposito = Bunga Deposito - Total Pajak Deposito
Total Bunga Deposito Akhir = Rp337.500 - Rp67.500
Total Bunga Deposito Akhir = Rp270.000
Bunga deposito akhi yang akan kamu dapatkan selama masa tenor 6 bulan dengan deposito sebesar Rp10.000.000 adalah Rp270.000.
4. Bunga Deposito 10 Juta Tenor 12 Bulan
Terakhir, deposito 10 juta dapat bunga berapa untuk masa tenor 12 bulan?
Ketentuan di sini masih sama seperti dengan simulasi di atas, yaitu suku bunga per tahun sebesar 6,75% dan pajak sebesar 20%.
Berikut adalah simulasi hitungannya:
Bunga Deposito = Setoran Investasi x (Suku Bunga / 12) x Masa Tenor
Bunga Deposito = Rp10.000.000 x (6,75% / 12) x 12
Bunga Deposito = Rp675.000
Total Pajak Deposito= Bunga Deposito x Nilai Pajak
Total Pajak = Rp675.000 x 20%
Total Pajak = Rp135.000
Total Bunga Deposito= Bunga Deposito - Total Pajak Deposito
Total Bunga Deposito Akhir = Rp675.000 - Rp135.000
Total Bunga Deposito Akhir = Rp540.000
Bunga dari deposito 10 juta yang didapatkan selama masa tenor 12 bulan adalah sebesar Rp540.000.
Deposito BSI 10 Juta Dapat Bunga Berapa
Deposito di Bank Syariah Indonesia (BSI) menggunakan prinsip bagi hasil (nisbah) sesuai dengan akad Mudharabah, berbeda dengan sistem bunga pada bank konvensional. Besaran bagi hasil yang diterima nasabah bergantung pada nisbah yang disepakati, jumlah total dana deposito di bank, serta pendapatan bank pada periode tersebut. Berikut adalah simulasi perhitungan bagi hasil untuk deposito sebesar Rp10 juta dengan tenor 1 bulan:
Asumsi:
Nisbah bagi hasil: 30% untuk nasabah, 70% untuk bank
Total dana deposito di BSI: Rp2.000.000.000
Pendapatan bank yang dibagihasilkan: Rp200.000.000
Perhitungan:
Proporsi dana nasabah terhadap total deposito:
Rp10.000.000 / Rp2.000.000.000 = 0,005 atau 0,5%
Bagian pendapatan yang menjadi hak nasabah:
0,5% × Rp200.000.000 = Rp1.000.000
Bagi hasil untuk nasabah:
30% × Rp1.000.000 = Rp300.000
Pajak:
Pajak atas bagi hasil deposito adalah 20%
Rp300.000 × 20% = Rp60.000
Bagi hasil bersih yang diterima nasabah:
Rp300.000 - Rp60.000 = Rp240.000
Total saldo akhir setelah 1 bulan:
Rp10.000.000 + Rp240.000 = Rp10.240.000
Catatan Penting:
Besaran nisbah dan pendapatan bank dapat berubah setiap bulan sesuai dengan kinerja bank dan kesepakatan awal.
Perhitungan di atas adalah simulasi dengan asumsi tertentu; hasil aktual dapat berbeda.
Untuk informasi terkini mengenai nisbah dan pendapatan bank, disarankan menghubungi langsung Bank Syariah Indonesia atau mengunjungi situs resminya.
Dengan demikian, estimasi bagi hasil bersih yang diterima nasabah dari deposito Rp10 juta dengan tenor 1 bulan adalah sekitar Rp240.000, dengan total saldo akhir menjadi Rp10.240.000.
Deposito BRI 10 Juta Dapat Bunga Berapa
Bunga deposito BRI 10 juta per bulan berapa? Deposito merupakan instrumen investasi yang menawarkan tingkat pengembalian lebih tinggi dibandingkan tabungan biasa. Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyediakan produk deposito dengan berbagai pilihan tenor dan suku bunga yang kompetitif. Berikut adalah simulasi perhitungan bunga untuk penempatan dana sebesar Rp10.000.000 dengan tenor 1 bulan di BRI.
Asumsi:
Suku Bunga Deposito: 3,25% per tahun
Tenor: 1 bulan (30 hari)
Pajak Bunga Deposito: 20%
Perhitungan:
Bunga Kotor:
Bunga Kotor = (Pokok Deposito × Suku Bunga × Tenor) / 365
Bunga Kotor = (Rp10.000.000 × 3,25% × 30) / 365
Bunga Kotor = Rp26.712,33
Pajak Bunga:
Pajak Bunga = Bunga Kotor × 20%
Pajak Bunga = Rp26.712,33 × 20%
Pajak Bunga = Rp5.342,47
Bunga Bersih:
Bunga Bersih = Bunga Kotor - Pajak Bunga
Bunga Bersih = Rp26.712,33 - Rp5.342,47
Bunga Bersih = Rp21.369,86
Total Saldo Akhir Setelah 1 Bulan:
Saldo Akhir = Pokok Deposito + Bunga Bersih
Saldo Akhir = Rp10.000.000 + Rp21.369,86
Saldo Akhir = Rp10.021.369,86
Catatan:
Perhitungan di atas menggunakan asumsi bahwa bunga tidak diakumulasikan ke pokok deposito (non-compounding).
Suku bunga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan Bank BRI.
Pajak atas bunga deposito adalah 20% sesuai peraturan yang berlaku.
Untuk informasi lebih lanjut dan simulasi yang lebih akurat sesuai dengan kondisi terkini, Anda dapat mengunjungi situs resmi Bank BRI atau menggunakan kalkulator simulasi deposito yang tersedia di sana.
Nah, sudah tidak penasaran lagi kan dengan deposito 10 juta dapat bunga berapa? Bisa dilihat bahwa jumlah keuntungan yang didapat semakin besar sesuai dengan lamanya masa tenor.
Apabila kamu tertarik untuk berinvestasi lewat deposito, gunakanlah aplikasi DepositoBPR by Komunal yang menjembatani nasabah atau calon nasabah dengan produk BPR di era digital ini.
Proses investasi melalui aplikasi DepositoBPR by Komunal dijamin aman karena sudah tercatat dan diawasi oleh OJK.
Yuk, cobain #SimpananRasaInvestasi.dengan DepositoBPR by Komunal!




